Melalui jaringan backlink yang kami miliki merupakan penyedia jasa backlink menerima berbagai backlink Indonesia dengan layanan jasa backlink murah yang kami kelola secara manual dan profesional. Kami menawarkan jasa backlink terbaik. Bagaimana cara membeli backlink dari kami?. Silahkan 👉 Hubungi Kami! harga sangat terjangkau!

Content Placement

Berikut adalah daftar 50 situs Jaringan Backlink kami!
01. Backlink Indonesia 26. Iklan Maluku Utara
02. Backlink Termurah 27. Iklan Nusa Tenggara Barat
03. Cara Membeli Backlink 28. Iklan Nusa Tenggara Timur
04. Iklan Aceh 29. Iklan Online Indonesia
05. Iklan Bali 30. Iklan Papua
06. Iklan Bangka Belitung 31. Iklan Papua Barat
07. Iklan Banten 32. Iklan Riau
08. Iklan Bengkulu 33. Iklan Semesta
09. Iklan Dunia 34. Iklan Sulawesi Barat
10. Iklan Gorontalo 35. Iklan Sulawesi Selatan
11. Iklan Internet 36. Iklan Sulawesi Tengah
12. Iklan Jakarta 37. Iklan Sulawesi Tenggara
13. Iklan Jambi 38. Iklan Sulawesi Utara
14. Iklan Jawa Barat 39. Iklan Sumatra Barat
15. Iklan Jawa Tengah 40. Iklan Sumatra Selatan
16. Iklan Jawa Timur 41. Iklan Sumatra Utara
17. Iklan Kalimantan Barat 42. Iklan Terbaru
18. Iklan Kalimantan Selatan 43. Iklan Yogyakarta
19. Iklan Kalimantan Tengah 44. Jaringan Backlink
20. Iklan Kalimantan Timur 45. Jasa Backlink
21. Iklan Kalimantan Utara 46. Jasa Backlink Murah
22. Iklan Kepulauan Riau 47. Jasa Backlink Terbaik
23. Iklan Lampung 48. Jasa Backlink Termurah
24. Iklan Link 49. Media Backlink
25. Iklan Maluku 50. Raja Backlink

Kami jaringan backlink sebagai media backlink bisa juga menerima content placement yakni jasa backlink termurah kami di dalam artikel. Pesan segera jasa backlink termurah ini. Karena kami adalah raja backlink yang sebenarnya!

Peluang Agen Iklan Online
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Ilustrasi hembusan nafas panjang

Info informasi Ilustrasi hembusan nafas panjang atau artikel tentang Ilustrasi hembusan nafas panjang ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
What�s with the �Ape� though? Berasa lagi ditanya Jaja Miharja :))

Baiklah. Sekarang saya akan menyuarakan isi hati saya yang terdalam.

Saat awal masuk kuliah, saya suka dengan mantan saya dari pandangan pertama. Tapi perasaan itu tidak saya tindak lanjuti, berhubung saat saya cek media sosialnya, dia sudah punya pacar saat itu. Ouch!

Namun tanpa disangka-sangka, beberapa bulan setelah itu, dia mendekati saya. Tentu saja dengan senang hati saya sambut mesra, dengan sedikit bumbu tarik ulur supaya dia penasaran saja :))

Anehnya, mantan saya ini berpesan nggak mau terlihat berduaan dengan saya di kampus. Malu katanya, sudah biasa pacaran model begitu sejak SMA katanya.

Tapi karena saya sayang dia (dan buta), ya saya nurut saja.

Ayo tebak ending cerita ini seperti apa :))

Bukan, bukan yang itu kok. Memang sih saya pernah menemukan kalau dia masih menyimpan foto mantannya di lemari kosan. Tapi saya nggak ambil pusing soal itu.

Masalahnya adalah, dia di kampus sangat dingin dan menjauh dari saya. Tapi kalau saat lagi makan bersama, jalan-jalan, intinya dunia luar selain kampus, termasuk di media sosialnya pun, dia perlihatkan kalau saya pasangannya. Garis bawahi, saya cuma bisa merasakan dia sayang sama saya saat lagi jalan-jalan saja. Yang artinya dia butuh keluar uang setiap jalan-jalan dilaksanakan.

Dia pernah mengeluh, which he brushed it off quickly though, �Pas kita break pacaran kemarin, rasanya kok aku jadi banyak banget duitnya. Bisa benerin hp, bisa naik gunung, bisa nabung� �. Dan dia akhiri dengan �Yaudah jangan dipikirin�

Well, tentu saja saya kepikiran, bahkan sampai sekarang, setelah 7 tahun berlalu. Apa memang saya penyebab dia boros? Padahal saya nggak bermaksud bikin dia nggak bisa menabung. Lagian, dia cuma sayang saya saat jalan-jalan :((

Saya baru merasakan jadi anak kos satu tahun belakangan. Saat itu, mantan saya itu juga anak kos. Sekarang saya mengerti betul memang susahnya mengatur uang saat hidup sendiri, apalagi saya tidak terima lagi uang dari orang tua.
Pada akhirnya, mantan saya memutuskan saya juga dengan alasan bosan. Yang sebenarnya kalau saya boleh asumsi, mungkin dia merasa pacaran sama saya cuma bikin dia miskin.

Kesalahan terbesar saya, mungkin kalau saya orangnya nggak manja dan nggak terobsesi ingin disayangi sama mantan saya itu, saya nggak perlu terus-terusan mengajak dia jalan, yang membuat dia pergi. Well, eventually maybe he still gonna leave in the end, tapi setidaknya bayang-bayang �saya bikin dia nggak bisa nabung� nggak mesti nempel di saya.

Mungkin benar alasan dia pergi memang cuma sekadar bosan. Saya ingin sekali percaya itu alasan sebenarnya. Tapi sulit sekali, mengingat saya kembali dibayangi �Berarti saya orangnya nggak fun dong? Nggak enak diajak ngobrol? Nggak enak dipandang lagi karena naik beberapa kilogram? Terlalu manja? Nagging? Saya membosankan gimana?�

Dari semua yang lain, cara dia pergi lah yang paling membingungkan dan menyakitkan. Karena saya ingin sekali berusaha membuat hubungan itu berhasil, tapi dia pergi dengan satu kata padat via aplikasi LINE, �Kamu membosankan�
?????
Cerpen Unggulan 2019
  1. Keteguhan Guru Wanita Ketika Dilecehkan
Cerpen 2019
  1. Kebanggaan Pada Diriku (Isi Duniaku)
  2. Nightmare or Reality Penname : Question Of Life
  3. Tinggalkan Musik Dan Beradalah Di Lingkungan Yang Baik.
  4. Ujung Yang Memalukan


Demikian artikel tentang Ilustrasi hembusan nafas panjang ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Ilustrasi hembusan nafas panjang ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Betapa pentingnya mencintai diri sendiri terlebih dahulu.

Info informasi Betapa pentingnya mencintai diri sendiri terlebih dahulu. atau artikel tentang Betapa pentingnya mencintai diri sendiri terlebih dahulu. ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Saat itu, Pacaran adalah hal yang semua orang dambakan. Aku masih kelas 9 SMP. Aku bingung apa sih enaknya pacaran? Kenapa teman-tamanku ingin punya pacar?

Sampai akhirnya ada Seorang Kakak kelas yang mendekatiku, sebut saja Rio. Dia sudah kelas 1 SMA saat itu.

Ia melakukan pendeketan kira-kira jika aku hitung lamanya, 3 bulan. Dan tanpa basa-basi ia menyatakan cinta kepadaku. Yang aku ingat dia bilang �Gausah ditembak ya? Buat apa? Kan yang penting komitmen, kamu juga suka kan sama aku?�

Sungguh sangat cringe jika saat ini aku ingat kembali.

Aku hanya menganggukan kepala saat itu. Bingung dengan komitmen, bingung dengan rasa yang saat itu aku rasakan, aku tidak tahu bagaimana rasa cinta. Yang aku tahu Dia itu keren kalo rambutnya disisir kebelakang.

Sampai akhirnya hubungan itu mulai berjalan kira-kira 8 bulan. Aku suka diajak untuk nonton film di hari minggu, pergi naik motor untuk sekedar beli pecel lele di tenda biru itu.

Aku sih senang-senang saja karena akhirnya malam mingguku bukan sekedar dirumah dan nonton tv saja. Dan aku bisa membuktikan kepada teman-temanku kalo menyenangkan itu tidak butuh orang kaya.

Di saat di sekolah teman-temanku berpamer ria dengan pacar-pacarnya, dengan jalan berduaan atau istirahat makan bersama atau bahkan foto mesra di sosial media. Aku dan pacarku memutuskan tidak akan berdua-duaan disekolah apalagi foto mesra. Yang kami sepakati adalah Sekolah itu tempat belajar, bukan tempat untuk pacaran.

Rio dapat membuatku senang dengan berbagai hal yang kecil, membuatku tersenyum-senyum sendiri dengan kata-kata cringe atau quotes yang ia kirimkan padaku.

Aku mulai bisa merasakan kupu-kupu itu disaat pertama kali ia memegang tanganku atau pertama kali menjemputku dirumah. Akhirnya aku tahu bagaimana rasa kupu-kupu didalam perut.

Sampai tiba di malam minggu seperti biasanya, Rio mengajaku pergi untuk nonton di bioskop. Tepat pukul 7 malam ia menjemputku dirumah. Saat ia tiba dan melihatku, raut mukanya berubah, seperti ada yang salah denganku.

Kira-kira seperti ini percakapan aku dan Rio saat itu.

�Kamu kenapa pakai baju seperti itu?�

�Memang bajuku jelek ya?�

�Iya, kaya kurang bahan tau ga?�

Dan kalian mau tahu baju kurang bahan yang ia bilang itu seperti apa?
Aku cuma memakai kaos oblong.

�Hah kurang bahan gimana? Ini biasa aja..�

�Cepet kedalem ganti baju�

Aku pun bingung, karena baju yang aku pakai itu baju biasa yang aku pakai saat pergi dengan keluarga. Dan akhirnya aku memutuskan untuk memakai sweater.

Tapi yang aku lihat raut mukanya sama sekali tidak berubah. Dan sepanjang perjalanan ia hanya diam.

Ketika di bioskop, akhirnya aku yang membeli tiket karena ku kira dia sedang bete atau males ngomong. Sampai di studio, ada Mas-mas penjual popcorn dan menawarkan minuman kepada kami, lalu aku tanya Rio �Mau beli ga?� dan hanya dijawab dengan kata �terserah� sampai sekarang aku masih membenci kata itu. Akhirnya aku jawab �Oh engga, makasih mas� sambil tersenyum. Setelah Mas-mas itu pergi. Ia sedikit berteriak

�Ngapain senyumin Mas-masnya?�

Aku sedikit terkejut dengan intonasi dan kata-katanya tersebut.

�Lah emang senyum salah?�

�Kamu suka sama dia?!�

�Enggalah�

�Terus ngapain senyum?�

Karena bingung dan takut dilihat oleh banyak orang akhirnya aku yang meminta maaf. Dan sampai pulang ke rumah pun. Ia cuma diam tanpa pamit.

Saat dirumah pun kami yang terbiasa Chat membahas hal-hal konyol, tiba-tiba ia hanya menjawab dengan �Ya� �Tidak� �Gatau�

Karena bingung akhirnya aku mendiamkannya, karena kupikir ia ingin waktu sendiri.

Setelah kutinggal selama beberapa jam, Handphone ku langsung dipenuhi dengan notifikasi Chat Rio.

�Heh, udah tau salah bukannya minta maaf, kenapa cuma di read?�

�Kamu chat sama cowo lain kan?�

�BALES�

Aku yang masih bodoh malah minta maaf. Karena saat aku itu sangat malas untuk berdebat dan ingin cepat-cepat tidur.

Sikapnya yang mulai berbeda membuatku merasa sangat tidak nyaman. Dan kejadian itu terus terulang sampai aku harus membeli banyak baju lengan panjang dan disaat aku mau pergi pun aku harus mem-foto baju apa yang akan aku pakai, tak lupa harus terus selalu mengabari dirinya disaat aku pergi dengan keluarga atau teman. Kalo tidak ia akan marah.

Dan kalian tahu? Pelan-pelan ia mulai menjauhkanku dengan teman-temanku. Alesan yang ia pakai adalah

�Kamu ngapain sih temenan sama dia, dia itu suka ngomong kasar, ganjen sama cowo, gausah mainan sama dia lagi, nanti kamu ketularan�

Dan dengan polosnya aku menuruti perkataanya,entah mengapa aku dengan gampangnya menuruti itu semua. Sampai aku hanya memiliki 1 teman, dan aku menjauhkan diri dari lingkup pertemanan. Karena ia yang selalu protes tentang bagaimana sifat teman-temanku, yang aku anggap biasa saja.

Ya betul, aku lebih memilih pacarku itu daripada teman-temanku.

Maaf ya kawan, aku khilaf.

Begitu juga dengan keluarga, ia melarangku untuk pergi dengan keluargaku dengan alasan

�Ah kalo kamu pergi, nanti kamu balesnya lama, ga ada temen chat nih�

Ya aku tahu, dia pernah bercerita bahwa Orangtuanya bercerai, ia tinggal dengan tantenya yang selalu sibuk, aku paham betapa dia butuh kasih sayang. Tapi itu seolah menjadi senjatanya untuk terus menyalahkanku.

Seolah dia adalah seorang yang harus dikasihani dan diberi perhatian lebih.

Dan jika aku tetap memaksa pergi, ia akan mendiamkanku seharian penuh atau sampai besoknya, jika aku tidak minta maaf dan aku harus memohon agar dia tidak seperti itu.

Ia terus membuatku merasa bersalah, seakan-akan aku yang selalu salah dan harus minta maaf.

Hubungan itu terus berlanjut sampai setahun,hingga hampir tiap hari kami akan ribut, dengan persoalan sepele. Tentang kenapa aku lupa mengabarinya, padahal aku hanya makan atau cuma pergi ke toilet.

Pasti terbayang kan bagaimana jika aku pergi jauh jika tidak mengabarinya.

Soal kerja kelompok disekolah, aku dilarang ikut kerja kelompok kalo salah satu anggotannya itu laki-laki. Pernah sekali aku berbohong tentang anggotannya perempuan semua, padahal ada 2 laki-laki saat itu. Dan kalian tau apa? Ia datang ke tempat dimana kami kerja kelompok. Lalu melihat salah satu motor temanku yang cowo itu.

Seketika amarahnya meledak, aku tidak jadi kerja kelompok, aku sibuk membalas chatnya, lalu ia menyuruhku pulang setelah 2 jam kami ribut.

Saat kulihat ke depan, hujan begitu deras, sampai sedikit banjir. Tapi tetap ia menyuruhku pulang entah bagaimana caranya. Tapi tetap aku tidak mau pulang, namun tiba-tiba ia menelfonku.

Aku yang belom sempat bilang halo langsung disapa dengan

�CEPET PULANG LO, ANJING!�

�PULANG LAHH CEPET ANJING�

Tersentak, aku cuma bisa diam, mencari cara untuk pulang.

Kalo kalian berpikir aku itu bodoh sekali, memang. Saat itu aku adalah manusia terbodoh.

Dan kejadian seperti itu terus terulang.

Pernah satu kali aku ketiduran di saat telfonan, sudah pukul 2 malam.

Besoknya aku ditelfon kembali, sambil ia berteriak-teriak.

Aku pun tidak boleh pergi ke tempat ibadahku. Katanya disana banyak cowo-cowo yang modus. Ya sudah aku menyuruhnya untuk pergi bersama, tapi ia tidak mau menemani.

Aku telah menjalani hubungan seperti ini kurang lebih 2 tahun. Dan itu benar-benar menyiksaku.

Aku dibuat sendirian,seakan yang aku punya hanya dirinya,dan aku tidak mungkin aman jika tidak bersama dia. Atau tidak akan ada lagi yang mau bersamaku selain dia.

Dan kalian mau tahu bagaimana aku tersadar?
Aku tersadar setelah aku diam-diam pergi ke tempat ibadahku, tanpa bilang-bilang padanya, disitu aku menemukan banyak teman dan siap mendengarkan keluhan atau ceritaku tentang Rio yang selama ini terus memaksa dan mengatai-ngataiku.

Cukup sulit untuk keluar dari hubungan seperti itu, sampai aku menderita anxiety yang cukup parah.

Luka itu terus terasa lama sekali, sampai aku bertemu dengan seorang Psikolog.

Disitu aku belajar tentang pentingnya mencintai diri sendiri sebelum mencintai oranglain. Karena kamu juga akan kehilangan dirimu sendiri, dan peran Orangtua tentu sangat diperlukan, belakangan aku ketahui mengapa aku menyukai Rio karena sosok Ayahku itu hampir sama dengan dia.

Jadi untuk temen-temen yang membaca ceritaku ini, aku harap kalian bisa mengerti. Betapa pentingnya mencintai diri sendiri terlebih dahulu. Agar cepat dapat keluar dari hubungan seperti ini.
?????
Cerpen Unggulan 2019
  1. Keteguhan Guru Wanita Ketika Dilecehkan
Cerpen 2019
  1. Kebanggaan Pada Diriku (Isi Duniaku)
  2. Nightmare or Reality Penname : Question Of Life
  3. Tinggalkan Musik Dan Beradalah Di Lingkungan Yang Baik.
  4. Ujung Yang Memalukan


Demikian artikel tentang Betapa pentingnya mencintai diri sendiri terlebih dahulu. ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Betapa pentingnya mencintai diri sendiri terlebih dahulu. ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Cinta itu tidak bisa dinilai dengan hanya didasarkan pada materi saja.

Info informasi Cinta itu tidak bisa dinilai dengan hanya didasarkan pada materi saja. atau artikel tentang Cinta itu tidak bisa dinilai dengan hanya didasarkan pada materi saja. ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Seorang pemuda sederhana bernama Jadu membuat hal yang mengejutkan tentang mantan kekasihnya yang awalnya dia kira menerimanya apa adanya.

Dalam cerita itu, Jadu menceritakan bagaimana mantan kekasihnya menjadi lebih materialistis ketika hubungan kekasihnya mereka semakin lama dijalani.

Puncak ketidak nyamanannya adalah kekasihnya menolak makan di warung pinggir jalan, yang padahal kenyataannya mereka sering melakukannya selama masih berpacaran dan itu hal biasa.

Jadu kemudian mengingat saat-saat sebelum ia pertama kali bertemu dengan mantan kekasihnya.

"Awalnya itu sangat sederhana," katanya.

"Aku memang sangat sederhana dan tampak tidak memerlukan uang. Tapi aku melakukan apapun yang membuatnya bahagia dengan cara yang sederhana," kata Jadu.

Karena penampilannya yang biasa-biasa saja itu, orang-orang di sekitarnya tidak pernah tahu dia berasal dari keluarga kaya.

Jadu sebenarnya berasal dari keluarga kaya, hanya saja ia merasa tidak perlu untuk memamerkan apa yang dia miliki.

Jadu mengungkapkan bahwa dia tidak pernah khawatir tentang biaya hidupnya, tetapi menekankan bahwa dia menikmati hidup dengan cari nafkah sendiri, meskipun itu hanya pekerjaan biasa.

Jadu tidak pernah membiarkan kekasihnya tahu latar belakang keluarga aslinya di awal hubungan mereka ketika keduanya menjalani kehidupan yang sederhana.

Mereka biasanya makan di warung pinggir jalan, menonton televisi di rumah dan kadang-kadang, pergi menonton film di bioskop sesekali.

Baru beberapa bulan kemudian, mantan kekasihnya mulai berubah dan berdebat dengannya.

"Mengapa pria lain memberi pacar mereka smartphone mahal, Clutch Bag dan pakaian bermerek, dan mengapa kamu hanya mengajakku makan di warung pinggir jalan dan membelikan barang-barang di pasar malam?" kata Kekasihnya.

Akhirnya, mereka mulai berdebat dan gadis itu memutuskan untuk putus.

Patah hati, Jadu meminta untuk makan satu kali saja bersamanya sebagai permintaan terakhir.

"Kamu mau mengajakku di warung pinggir jalan lagi? Apa enaknya itu?!" katanya.
Jadu berjanji untuk membawanya makan di tempat terbaik sehingga gadis itu setuju meskipun dia enggan pada awalnya.

Ketika hari itu tiba, Jadu datang menjemputnya dengan mobil BMW!

Kekasihnya terkejut melihatnya, dia menjadi berkecil hati karena sebelumnya telah memutuskan hubungan.

Kekasihnya tenyata menjemput dan membawa pergi ke rumahnya dan bermaksud mengajak makan di sana.

Itu adalah rumah besar dan para pelayan berbaris untuk menyambutnya ketika mereka berjalan ke ruang makan di mana makanan lezat terhampar di meja makan besar.

Orangtuanya kebetulan ada di rumah.
Ketika dia memperkenalkannya kepada orangtuanya, dia berkata, "Ayah, ibu, ini adalah teman terbaikku."

Wajah Kekasihnya masih tersenyum, meskipun dia mendengar kata "teman".

Mereka menikmati makanan mereka bersama untuk yang terakhir kalinya dan dia bisa melihat bahwa mantan pacarnya merasa menyesal telah memilih untuk mengakhiri hubungan mereka.

Setelah makan, Jadu membawa pulang mantan pacarnya itu.

Ketika dia turun dari mobilnya, mantan pacarnya berkata, "Maaf, aku tidak tahu..."

Jadu menjawab, "Tidak masalah. Aku tidak bisa memberimu kehidupan yang kamu inginkan."

Jadu mengakhiri ceritanya dan mengatakan bahwa:
Cinta itu tidak bisa dinilai dengan hanya didasarkan pada materi saja.

Bila kita selalu melihat ke atas, pasti selalu ada orang yang lebih baik fisiknya dan lebih kaya, tetapi tidak pernah sebanding dengan cinta yang tulus dari hati.


Demikian artikel tentang Cinta itu tidak bisa dinilai dengan hanya didasarkan pada materi saja. ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Cinta itu tidak bisa dinilai dengan hanya didasarkan pada materi saja. ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Kebanggaan Pada Diriku (Isi Duniaku)

Info informasi Kebanggaan Pada Diriku (Isi Duniaku) atau artikel tentang Kebanggaan Pada Diriku (Isi Duniaku) ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Kudengar suara angin yang sedang bernyanyi dan daun menari.
Kulihat bintang dilangit yang sedang berkelip menghibur hati.
Laut tunjukan kilaumu, untuk basahi bumiku.
Darat Tunjukkan tempatmu, untuk pijakan kakiku.

Kulalui hidup ini tanpamu.
Yang terindah dan terkenang dihatiku.
Kurelungkan hati ini di anganku.
Yang terdalam den terbenam dijiwaku.

Kini kau yang pergi meninggalkanku.
Hanya memandang di balik awan.
Mentari yang bersinar cerah berseri.
Melukis warna indah pelangi.

Jangan pernah menyerah seberapa besarpun kamu sakit, rugi, hancur, atau kehilangan sesuatu yang paling kamu cintai. 

Dulu saya berkali kali ingin menyerah ingin bunuh diri. Ingin mati. 

Berkali kali saya mencari cara supaya saya cepat cepat mati. 

Alasannya sederhana kehidupan saya hancur. 

Tapi setiap saya ingin menyerah saya selalu berfikir bahwa saya lahir dan dunia menerima saya untuk berpijak adalah karena saya dibutuhkan. 

Sulit memang untuk melawan rasa depresi saya saat itu. 

Tapi yang saya lihat adalah sisa-sisa orang yang masih melihat saya dan berada disamping saya. 

Saya tidak mau mengecewakan mereka dan meninggalkan mereka tanpa membahagiakan mereka dulu. 

Ketika kamu diperlakukan tidak baik oleh seseorang percaya bahwa semua yang terjadi itu Adil. (Karma)

Ada balasannya dan ada juga hasil yaitu pembelajaran yang membuat kita semakin kuat. 

Semua orang yang jahat tidak mungkin akan selalu jahat. 

Mereka/ dirinya yang dulu kejam terhadap Saya. 

Tapi sekarang dia bisa berubah. 

Semua yang saya lewati Ada hasilnya. 

Meski kerap kali saya merasa sakit ketika mengingat masa lalu saya. 

Saya bersyukur bahwa saya berhasil melewati masa sulit Saya. 

Saya berhasil dan saya bangga terhadap diri saya.


Demikian artikel tentang Kebanggaan Pada Diriku (Isi Duniaku) ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Kebanggaan Pada Diriku (Isi Duniaku) ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Ujung Yang Memalukan

Info informasi Ujung Yang Memalukan atau artikel tentang Ujung Yang Memalukan ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Berikut ini adalah kisah Curhat Wanita yang Suaminya Berselingkuh dengan Sang Adik.
Setiap wanita tentu menginginkan hubungan yang bahagia dengan pasangannya tanpa ada hadirnya wanita lain. 

Tapi, wanita asal Filipina ini harus menanggung rasa sedih dan kesal saat mengetahui suaminya berselingkuh dengan saudara perempuannya.

Belum lama ini sebuah program video yang diposting oleh Raffy Tulfo in Action jadi viral. 

Pada episodenya kali ini, program video di Filipina yang memberikan bantuan kepada penontonnya untuk mengatasi masalah itu menampilkan seorang wanita bernama Wilma Lumasag yang curhat tentang saudara perempuannya karena memiliki hubungan dengan suaminya.

Pada video yang telah ditonton dua juta kali lebih ini, Wilma mengungkapkan bahwa saudara perempuannya Neriza Tamayo menjalin hubungan asmara dengan suaminya yang bernama Joefel Lumasag. 

Bahkan menurutnya, Joefel dan Neriza juga merekam video dari pertemuan intim mereka.

Awalnya Neriza tinggal di rumah Wilma dan Joefel ketika ia datang ke Manila dari Iloilo. 

Sebagai kakak perempuan, tentu Wilma menyambut adiknya di dalam rumah mereka sendiri. 

Namun, tidak pernah dirinya berharap Neriza akan menjadi salah satu alasan mengapa pernikahannya jadi berantakan.

Wilma pun mengungkapkan bukti bagaimana suami dan saudarinya menjalin hubungan asmara terlarang. 

Setelah diselingkuhi, Wilma kemudian menjebloskan suami dan adiknya ke penjara selama satu minggu.

Pada video yang berdurasi delapan menit itu, Wilma sebenarnya telah mengampuni dan memberikan maafnya pada suami serta adiknya. 

Tapi, Joefel dan Neriza melakukannya lagi. 

Mereka pun ketahuan pergi ke motel untuk melakukan tindakan yang tidak pantas lagi.

Di acara tersebut, Wilma juga berbicara dengan adiknya di telepon dan memohon agar ia berhenti berkomunikasi dengan Joefel. 

Namun Neriza membantah tuduhan Wilma dan menegaskan kembali bahwa ia sudah berhenti mengirim pesan teks dan menelepon pria tersebut.

"Saya akui bahwa itu yang saya lakukan, tapi kamu (Wilma) telah memasukkan saya ke penjara selama seminggu. Saya telah memohon pengampunanmu, tapi kamu terus egois, mengatakan bahwa aku masih berhubungan," jelas Neriza.

Namun, bukti foto yang menunjukkan Neriza tengah bersama Joefel jelas terlihat. 

Banyak netizen yang berempati pada Wilma dan mencaci sang adik karena berselingkuh dengan kakak iparnya sendiri. 

Sementara itu beberapa netizen juga mencibir Wilma karena menganggap seharusnya masalah rumah tangganya tidak perlu disebarkan dan berujung akan memalukan dirinya sendiri.


Demikian artikel tentang Ujung Yang Memalukan ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Ujung Yang Memalukan ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Nightmare or Reality Penname : Question Of Life

Info informasi Nightmare or Reality Penname : Question Of Life atau artikel tentang Nightmare or Reality Penname : Question Of Life ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Saat aku terbangun, aku mendapati diriku berada di tengah pemakaman yang asing bagiku, sebanarnya apa yang sedang terjadi, bagaimana aku bisa sampai berada disini?

Sedangkan langit sudah mulai menghitam karena mungkin sekarang sudah senja, aku panik dan berlari kesan kemari, mencari jalan pulang.

Namun naasnya sejauh apapun aku berlari, aku justru berakhir ditempatku terbangun.

Angin sepoi-sepoi mulai berhembus dan menerpa wajahku dikikuti suara alunan musik piano, tunggu orang macam apa memangnya yang bermain piano di tengah pemakaman?

Tapi kurasa ini bagus juga, mungkin aku bisa mengikuti arah suara ini dan bertanya kepada orang yang bermain piano itu arah pulang.

Aku terus berjalan hingga sampailah aku di sebuah rumah kosong, tapi apakah rumah ini benar-benar kosong? Suara piano itu berasal dari dalam sini, maka kuputuskan untuk mengetuk pintu.

Seketika itu juga alunan musik itu berhenti.

Bau anyir menusuk hidungku, lantai yang kotor, dinding yang berdebu, sungguh tidak terawatt.

Aku terus berjalan masuk, ke dalam rumah itu, hingga sampailah diriku disebuah ruangan yang pintunya tertutup.

Saat aku buka pintu, aku medapati seorang wanita berambut panjang, menyembunyikan wajahnya dibalik kedua lututnya, samar-samar kudengar suara isakkan tangis darinya.

�Maaf, ada yang bisa kubantu?� kataku menyentuh pundaknya.

Maka dia pun menengadahkan wajahnya.

Pucat, wajahnya pucat, matanya hitam, atau lebih tepatnya dia tidak memilik bola mata, wajahnya penuh luka dan ada banyak belatung yang menggerogoti lukanya.

Aku lantas berlari ketakutan, keluar secepat-cepatnya dari rumah itu.

Namun saat aku sudah keluar dari rumah, langit menggugurkan abu putih, hujan abu putih lebih tepatnya.

Tanpa memperdulikan fenomena alam yang aneh itu aku terus berlari sekencang-kencangnya. Hingga aku menabrak seorang pria penunggang kuda, si pria tanpa kepala.

Pria tanpa kepala itu mengayunkan sebuah sabit penuh dengan darah, ke arahku.

Sial kakiku tidak bisa digerakkan, aku tewas seketika.

?????

Aku terbangun dari mimpi burukku, ya ampun itu terlihat seperti nyata sekali bagiku, baru kali ini aku tidak bisa membedakan antara mimpi dan kenyataan.

Ruangan tempatku ketiduran adalah ruangan kelasku, aku baru ingat sekarang, aku yang malas pulang kerumah, memilih untuk tetap berada di sekolah hingga akhirnya rasa ngantuk mengambil alih diriku.

Aku lalu pergi keluar kelas dan mendapati jika langit sedang hujan.

Astaga ini bukanlah hujan biasa, ini adalah hujan yang sama seperti apa yang ada di dalam mimpiku, ini adalah hujan abu putih.

Mengambil tasku dan langsung pulang ke rumahku secepat mungkin.

Jalanan dimana aku berlari sangatlah sepi, tidak kutemui satupun penjaja makanan yang sudah kukenal dengan baik, aku terus berlari untuk mnegetahui keadaan keluargaku.

Di persimpangan jalan suara pekikkan kuda dapatlah terdengar, si penunggang kuda tanpa kepala itu mengejarku.

Aku jatuh tersandung batu, si penunggang kuda berhasil mendapatkanku dan langsung mengayunkan sabit berdarahnya, aku tewas seperti apa yang ada di dalam mimpiku.

?????

Aku lagi-lagi terbangun dari mimpi burukku, tunggu jadi itu juga hanyalah mimpi, jadi itu adalah mimpi dalam mimpi.

Aku tetap tediam di kursiku mengingat-ingat mimpi tadi, semuanya terasa sangat nyata bagiku.

Suara ketokkan terdengar dari arah pintu, maka akupun beranjak dari tempat dudukku untuk membuka pintu kelas yang memang tertutup, tunggu dulu, aku memang menutupnya, tapi aku tidak menguncinya.

Saat aku membuka pintu, apa yang ada di luar sungguh mengejutkanku melebihi daripada hujan abu itu, aku melihat diriku sendiri, tunggu dulu, jika yang ada di hadapanku ini adalah diriku sendiri, lalu siapa aku?

Diriku yang ada didepanku ini masuk tanpa memperdulikanku, diriku yang ada di hadapanku ini berjalan ke pojok kelas mendatangi seorang wanita yang sedang menangis, tunggu dulu, aku pernah melihat wanita itu.

Diriku yang ada di depan mataku ini memegang pundak wanita itu, maka wanita itu menengadahkan kepalanya.

Sama seperti sebelumnya, wajah wanita itu pucat, dan dipenuhi luka yang digerogoti belatung.

Aku mundur karena ketakutan, namun sebuah tangan menyentuh pundakku, saat aku berbalik, pria tanpa kepala siap menebasku dengan sabitnya itu, lagi-lagi aku tewas seketika.
?????

Aku kembali terbangun dari tidurku, jadi itu jugalah mimpi? Terasa sangat nyata sekali, mimpi dalam mimpi yang berada dalam mimpi gumamku.

Aku langsung berdiri menuju pintu, mengecek keluar untuk memeriksa apakah langit sedang menjatuhkan hujan abu putih atau diriku sendiri berada di balik pintu ini.

Tidak ada apa-apa yang aneh, syukurlah mimpi buruk itu sudah berlalu.

Aku memutuskan untuk segera pulang ke rumah.

Syukurlah jalanan ramai dengan orang-orang yang berakivitas, jadi bisa dipastikan kalau ini adalah kenyataan.

Aku terus berjalan hingga sampai di depan rumahku, tunggu dulu, dimana rumahku? Aku yakin jika aku tidak salah jalan, tapi apa yang ada di depan mataku ini adalah komplek pemakaman bukannya rumahku

Seorang pria bertubuh besar dan hitam legam datang mendekat sambil mengangkat rumahku.

Nafasnya sangatlah bau seperti bau bangkai, anehnya meskipun dia itu raksasa tapi baunya sampai kesini.

Pria bertubuh besar itu melemparkan rumahku ke arahku berdiri, aku tewas seketika.
?????

Itu juga hanyalah mimpi, aku lagi-lagi terbangun di ruangan kelasku, untungnya beberapa temanku masih ada yang belum pulang, mereka sedang menonton anime.

Merasa tertarik aku juga ikut menontonnya.

Anime yang kami tonton itu bergenre horror, dan adegan saat itu menunjukkan sorang hantu wanita berambut panjang, sodako kalau tidak salah nama hantu itu.

Scene berikutnya menunjukkan sodako yang merayap dengan cepat, suatu keanehan kembali terjadi, sodako keluar dari layar laptop dan menarikku masuk ke dalam.

Tempatku berada sekarang adalah ruangan yang ada di Jepang biasanya, aku melangkahkan kakiku dengan hati-hati. Kemudian kakiku menginjak suatu genangan air, bukan air tapi darah.

Ada banyak sekali darah di tempat itu tak hanya di lantai tapi juga di dinding-dindingnya.

Aku melihat di atas sebuah lemari kaca yang terpajang boneka-boneka menyeramkan, aku mengenali salah satu boneka itu, chukky.

Sedangkan di atas lemari itu berbaring seorang wanita, tidak sesosok mahluk gaib, itu adalah sodako.

Sodako menangis sekencang-kencangnya sampai-sampai telingaku mau pecah.

Teriakkannya membangunkan para boneka, boneka itu melompat dan menusukku dengan sebuah pisau, aku tewas di tempat.
?????

Aku terbangun dari mimpi buruk berulangku, lagi-lagi mimpi dalam mimpi.

Aku gemetaran, tempat dimana aku berada bukanlah sebuah pemakaman ataupun ruangan kelasku, tapi ini adalah rumahku sendiri.

Ingatanku samar-samar, apakah terakhir kali aku tertidur itu adalah di kelasku atau di rumahku sendiri.

Televisi sedang menyala menyiarkan sebuah pertunjukkan piano, eh�! Aku kenal music ini, ini seperti apa yang ada di dalam mimpiku.

Saat itulah aku menyadari jika aku tidak sendirian, di samping kananku duduk seorang waniita Jepang yang sangat cantik, sedangkan di sebelah kiriku seorang wanita Eropa berkulit putih yang tentunya jugalah sangat cantik.

Bau badan mereka sangatlah harum, kurasa ini bau bunga kenanga.

Si wanita Eropa tiba-tiba saja memelukku dari depan, sedangkan wanita jepang memelukku dari belakang, mereka sungguhlah harum sekali.

�Ahmad, kami menginkanmu� kata si wanita Jepang berbicara di dekat telingaku dengan nada menggoda.

Kulit mereka sangatlah halus dan lembut, aku terus meraba mereka hingga aku menyentuh bagian yang agak kasar dan berlendir..

Saat itulah aku menyadari jika bagian belakang wanita Eropa berlubang, dia adalah sundel bolong.

Aku menoleh kebelakang dan mendapati jika si wanita Jepang telah berubah menjadi hantu yang dikenal sebagai sodako.

Aku benar-benar telah terhimpit, dipeluk oleh dua wanita yang bukan manusia. Tanpa bisa melarikan diri.

Sodako terus menjilat-jilat leherku, seolah-olah air keringatku adalah minuman yang sangat lezat baginya.

Tubuhku semakin lemas, dan aku pun tewas dipeluk oleh kedua hantu itu.
?????

Aku terbangun dari tidurku, syukurlah kedua hantu itu juga hanyalah mimpi, tunggu dulu, jangan-jangan ini juga mimpi, sial aku sudah tidak bisa lagi membedakan antara mimpi buruk dan kenyataan, mimpi dalam mimpi.

Aku berdiri dengan gemetar, mataku mengawasi sekitar, bersiap akan segala kemungkinan yang akan terjadi.

Saat itulah aku menyadari jika rumahku penuh dengan abu putih.

Aku terus membuka mataku lebar-lebar tapi entah mengapa pandanganku menjadi sangat buruk, mata kananku telah tiada.

Dari balik dapur muncullah dua orang wanita yang terlihat sangat cantik dari luar, mereka adalah si wanita Eropa dan jepang, tidak mereka adalah sundel bolong dan juga sodako, dan mereka tertawa padaku.

Tiba-tiba saja rumahku seperti terangkat, aku melihat ke luar jendela dan mendapati si penunggang tanpa kepala berdiri di atas sebuah kuburan di mana aku terbangun di mimpi pertamaku, sedangkan penyebab dari rumahku yang terangkat adalah si raksasa bertubuh hitam legam.

Raksasa itu melemparkan rumahku beserta peenghuninya, aku tewas lagi.
?????

Aku terbangun dari mimpi burukku yang terus berulang, mimpi dalam mimpi dalam mimpi dalam mimpi dalam mimpi dalam mimpi dalam mimpi, sudah tujuh kali hal itu terulang, aku sudah tidak bisa lagi membedakan antara mimpi buruk dan kenyataan, bahkan sekarang aku tidak tahu apakah aku sedang bermimpi ataukah sedang terjaga, aku tidak tahu.

Tempatku terbangun adalah rumahku sendiri, aku sungguh ketakutan, aku baru ingat seekarang, jika aku pergi tidur tanpa membaca doa.

Jam dinding telah menunjukkan jam 7 sore, aku langsung pergi ke kamar mandi dan mengambil air wudhu untuk segera mengerjakan shalat maghrib, aku telah terbebas dari mimpi buruk berulang.

The end�..


Demikian artikel tentang Nightmare or Reality Penname : Question Of Life ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Nightmare or Reality Penname : Question Of Life ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.