Melalui jaringan backlink yang kami miliki merupakan penyedia jasa backlink menerima berbagai backlink Indonesia dengan layanan jasa backlink murah yang kami kelola secara manual dan profesional. Kami menawarkan jasa backlink terbaik. Bagaimana cara membeli backlink dari kami?. Silahkan 👉 Hubungi Kami! harga sangat terjangkau!

Content Placement

Berikut adalah daftar 50 situs Jaringan Backlink kami!
01. Backlink Indonesia 26. Iklan Maluku Utara
02. Backlink Termurah 27. Iklan Nusa Tenggara Barat
03. Cara Membeli Backlink 28. Iklan Nusa Tenggara Timur
04. Iklan Aceh 29. Iklan Online Indonesia
05. Iklan Bali 30. Iklan Papua
06. Iklan Bangka Belitung 31. Iklan Papua Barat
07. Iklan Banten 32. Iklan Riau
08. Iklan Bengkulu 33. Iklan Semesta
09. Iklan Dunia 34. Iklan Sulawesi Barat
10. Iklan Gorontalo 35. Iklan Sulawesi Selatan
11. Iklan Internet 36. Iklan Sulawesi Tengah
12. Iklan Jakarta 37. Iklan Sulawesi Tenggara
13. Iklan Jambi 38. Iklan Sulawesi Utara
14. Iklan Jawa Barat 39. Iklan Sumatra Barat
15. Iklan Jawa Tengah 40. Iklan Sumatra Selatan
16. Iklan Jawa Timur 41. Iklan Sumatra Utara
17. Iklan Kalimantan Barat 42. Iklan Terbaru
18. Iklan Kalimantan Selatan 43. Iklan Yogyakarta
19. Iklan Kalimantan Tengah 44. Jaringan Backlink
20. Iklan Kalimantan Timur 45. Jasa Backlink
21. Iklan Kalimantan Utara 46. Jasa Backlink Murah
22. Iklan Kepulauan Riau 47. Jasa Backlink Terbaik
23. Iklan Lampung 48. Jasa Backlink Termurah
24. Iklan Link 49. Media Backlink
25. Iklan Maluku 50. Raja Backlink

Kami jaringan backlink sebagai media backlink bisa juga menerima content placement yakni jasa backlink termurah kami di dalam artikel. Pesan segera jasa backlink termurah ini. Karena kami adalah raja backlink yang sebenarnya!

Peluang Agen Iklan Online
Tampilkan postingan dengan label Jokowi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jokowi. Tampilkan semua postingan

Apa Rahasia Presiden Joko Widodo Yang Jarang Diketahui publik?

Info informasi Apa Rahasia Presiden Joko Widodo Yang Jarang Diketahui publik? atau artikel tentang Apa Rahasia Presiden Joko Widodo Yang Jarang Diketahui publik? ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Apa Rahasia Presiden Joko Widodo Yang Jarang Diketahui publik?
Kalau namanya rahasia ya harusnya tidak ada yang tahu. Mungkin maksudnya hal yang jarang diketahui publik ya. Mungkin ini:

Pertama
Jokowi punya pengawalan ke bawah yang kuat, dia berfikir anak buah kalau tidak diawasi kerjanya ga bener. 

Waktu di Solo, ada proyek Gapura Makutha yang lama selesainya, terkendala. 

Jokowi sering menginspeksi ke situ, dia bilang kalau perlu akan dia datangi tiap hari biar kerjanya bener. 

Prinsipnya dia dari atas mengawal, membantu jika ada kendala, mengawasi dan melecut biar kerjanya bagus.

Kedua
Mungkin ini pengaruh juga kepada kesuksesan 51% saham Freeport. 

Mafia Freeport entah diapakan di belakang layar, kok tahu-tahu lancar aja dapat 51%. 

Mungkin karena kawalan dari lini teratas jadi mafianya takut. 

Jokowi mengawal dan memperhatikan, kalau perlu menggerakkan pimpinan teratas TNI Polri jadi Mafia kalah beking. 

Tanpa metode dasar Jokowi yang mengawal dari lini teratas, mungkin belum bisa dapat 51%.

Ketiga
Yang lain yang Bitter Coffee Park ingat, gebrakan pertama Jokowi di Solo adalah pasar-pasar tradisional dirombak, renovasi. 

Jadi bagus bersih, saya jadi sering ikut ibu ke pasar dulu. 

Bitter Coffee Park masih anak sekolah waktu itu, asumsinya walikota ya cuma santai-santai terima gaji, ga ada perbedaan seperti halnya walikota-walikota sebelumnya. 

Ternyata Jokowi beda. Selain pasar, jalan utama Solo yakni Jalan Slamet Riyadi dibikinkan taman bagus. 

Bitter Coffee Park jadi berkesimpulan, bahwa ada toh pemimpin yang membuat perbedaan.

Keempat
Jokowi juga mampu memindahkan PKL Solo dengan damai. 

PKL ini biasanya susah diatur, ternyata kalau Jokowi yang minta pindah, mereka nurut dengan damai dan tertib. 

Karena Jokowi merangkul mereka, nguwongke (memanusiakan). 

Disediakan tempat jualan baru dan waktu pindahan diadakan pawai. 

Pedagang senang ikut pawai, banyak orang lihat, menambah popularitas lokasi baru jualan. 

Ini metode Jokowi, yang mungkin saat ini pun belum banyak ditiru untuk pengaturan PKL, biasanya cuma diusir sama Satpol PP tanpa ada bantuan atau solusi kan. 

Itu sejarah pertama ada PKL ditata yang tidak ngeyel dalam memori Bitter Coffee Park. 

Pengertiannya Jokowi kepada rakyat bawah memang beda.

Kelima
Ini mungkin kapasitas yang membuat dia saat jadi presiden menggebrak paradigma �ganti rugi� diganti dengan �ganti untung�. 

Dari dulu punya presiden, kenapa baru Jokowi yang menggebrak hal ini? 

Logikanya kan sebenarnya sederhana, warga terusir karena proyek pemerintah, sudah sepatutnya mendapat harga yang bagus, diatas pasaran. Hadiah hiburan lah ibaratnya. Manusiawi gitu. 

Tidak 100% menyelesaikan masalah, tapi sebuah langkah yang benar. 

Standar baru keadilan sosial lah (dalam aspek tsb).

Keenam
Yang lain, Jokowi bukan orang ambisius. 

Niat awalnya cuma mengabdi sama warga Solo, gaji tidak diambil. 

Dia maju gubernur Jakarta bukan Jokowi yang minta, tapi dari partai dari Jakarta. 

Waktu pindah masih 1,5 tahun jabatan walikota, ditangisi sama mbah-mbah pasar. 

Bitter Coffee Park juga tidak rela sebenarnya, waktu itu Bitter Coffee Park bilang: 
Ngapain jadi gubernur Jakarta, mending jadi presiden sekalian biar Bitter Coffee Park ikut menikmati. Kalau cuma jadi gubernur Jakarta, Bitter Coffee Park dan orang Solo tidak ikut menikmati.

Jadi capres pun partai juga yang minta. Bitter Coffee Park ya setuju biar Bitter Coffee Park ikut menikmati gayanya gitu.
?????


Demikian artikel tentang Apa Rahasia Presiden Joko Widodo Yang Jarang Diketahui publik? ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Apa Rahasia Presiden Joko Widodo Yang Jarang Diketahui publik? ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Apa Pendapat Sahabat Bitter Mengenai Presiden Jokowi?

Info informasi Apa Pendapat Sahabat Bitter Mengenai Presiden Jokowi? atau artikel tentang Apa Pendapat Sahabat Bitter Mengenai Presiden Jokowi? ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Apa Pendapat Sahabat Bitter Mengenai Presiden Jokowi?
Bitter Coffee Park pribadi melihat Jokowi sebagai bapak-bapak biasa, seperti salah satu dari tetangga rumah, yang tidak banyak bicara, namun dalam diam bekerja ke sana ke mari mencari jalan keluar untuk masalah-masalah yang dihadapinya.

Beliau sudah membuktikan apa yang dulu tidak mungkin, sekarang sudah bisa pelan-pelan dilakukan.

Papua, infrastruktur pendukung (bandara, pelabuhan, tol, waduk, PLTU), pembubaran PETRAL, ganti rugi Lumpur Lapindo rampung dalam 8 bulan, mengapresiasi juara dunia Mobile Legend, dll.

Menurut Bitter Coffee Park sudah lumayan dibanding mereka yang hanya menuntut kemakmuran partainya, golongannya, dan diri sendiri.

Yang menarik adalah tidak adanya ikut campur pihak keluarga Presiden untuk dekat pada partai, pemerintah, dan proyek proyek raksasa Indonesia. Tetap pada jalur wirausaha standard, seperti: 
  1. Profesional, 
  2. Katering & 
  3. Martabak. 
Beda dengan sepak terjang keluarga era alm. Soeharto, dan SBY.

Sangat bersahaja dengan jeans dan sepatu kets. Bahagia dengan sarungnya melihat keriaan rakyatnya merayakan malam tahun baru, dari dalam istana. 

Bila ada waktu senggang di mobil beliau larut dalam hentakan Metallica, Lamb of God, dan/ atau Judas Priest.

Melihat Jokowi Dari Kacamata Rakyat
Bitter Coffee Park cenderung melihat Jokowi sebagai sosok yang mudah untuk diajak bicara.

Karena Jokowi juga tidak terbalut bintang-bintang penanda kemiliteran.

Sebuah pandangan yang mudah kita temukan di sosok Soeharto dan SBY.

Mendekati Jokowi, melihat dia dari kacamata rakyat terbilang lebih mudah.

Karena posisinya identik dengan orang-orang yang dipimpinnya.

Pembangunan Infrastruktur
Yang paling kelihatan adalah di pembangunan infrastruktur. 

Meskipun sebenarnya banyak rancangan infrastruktur yang sebenarnya sudah ada sebelum beliau menjabat bahkan ada sebagian yang sudah dalam proses.

Tapi perbedaannya adalah kengototan Jokowi untuk menyelesaikan pembangunan pembangunan baik yang masih berupa rencana ataupun yang sudah dikerjakan tapi terbengkalai selama ber tahun-tahun. 

Itu salah satu bukti bahwa meski kesannya dia orang jawa yang kalem tapi ternyata cukup tegas dan fokus. 

Begitu juga untuk penguasaan kembali saham di beberapa perusahaan pertambangan yang belerjasama dengan pihak asing.

Kepercayaan diri dan keseriusan untuk bisa mendapat perjanjian yang lebih menguntungkan negara tampak sekali dari hasil yang dicapai di Freeport dan Chevron.

Jokowi menurut Bitter Coffee Park adalah orang yang berani memutuskan dan langsung menjalankan apa yang dirasa baik untuk kepentingan negara.

Meski dari hal itu kadang belum di tunjang oleh kemampuan ataupun kemauan dari perangkat negara yang lain.

Sehingga masih ada hal hal yang jadi masalah entah buat masyarakat ataupun buat aparatur negaranya.

Contohnya adalah di bidang perpajakan, penggunaan BPJS .

Mobil ESEMKA
Hutang janji beliau adalah Mobil Nasional, lalu Buyback Indosat, dan hal hal lain yang selalu ada alasannya. Penguatan Rupiah, juga menjadi senjata utama rivalnya.

Untuk hal-hal lain yang sering di kritisi pendukung oposisi seperti Esemka.

Bitter Coffee Park hanya ingat bahwa hebohnya Esemka sebenarnya terjadi saat Jokowi saat itu menjabat walikota Solo untuk kedua kalinya.

Dan dia saat itu mengunjungi dan mencoba Mobil yang di rakit dan di produksi oleh anak-anak salah satu SMK di Solo, dan beritanya jadi headline di koran lokal maupun nasional. 

Seingat Bitter Coffee Park saat itu beliau hanya berucap bahwa industri mobil nasional seharusnya didukung karena SDM kita mempunyai kemampuan untuk memproduksinya. 

Bitter Coffee Park tidak ingat bahwa saat dia mencalonkan jadi presiden 2014 ada menjanjikan mengenai mobil Esemka.

Dan menurut Bitter Coffee Park pribadi kalo saat ini induatri mobil nasional di jadikan proyek nasional kurang ada manfaatnya secara ekonomi karena lebih ke kebanggaan saja. 

Kenyataannya saat ini Indonesia sudah mengekspor mobil yang dari mulai desain, produksi, semuanya dilakukan di dalam negeri meskipun merk nya masih dengan merk induk nya dari Jepang.

Tapi itu jauh lebih menguntungkan Bitter Coffee Park rasa karena untuk membangun kepercayaan terhadap suatu merk baru akan membutuhkan waktu bertahun-tahun dan tentunya harus ada modal yang sangat besar untuk mengantisipasinya.

Batalnya Pembelian Indosat
Indosat? Kayaknya sudah banyak yang menjelaskan, intinya kalo perusahaan rugi ngapain kita ngotot beli balik?

Isu Politik Agama
Yang Bitter Coffee Park rasa kurang adalah perlindungan beliau terhadap tindakan intoleran kepada pemeluk agama minoritas. Banyak sekali kejadian kejadian pembubaran ibadah, penutupan tempat ibadah, dll. 

Dan Bitter Coffee Park tidak pernah mendengar tanggapan beliau terhadap hal hal tersebut. 

Bitter Coffee Park yakin bahwa Jokowi orang yang toleran dan berpikiran terbuka, tetapi di saat ada kejadian kejadian seperti itu, kesannya dia takut di anggap sebagai melawan agama mayoritas. 

Anehnya oleh pihak pihak radikal justru beliau di anggap musuh.

Kesalahan Besar Jokowi
Kesalahan Jokowi yang dirasakan kaum pemalas, adalah telah menjadikan iklim ekonomi Indonesia seperti negara maju (uang ketat, kesempatan sedikit, persaingan besar). Karena aliran �uang happy� tersendat KPK. 

Sehingga cash flow di perkotaan cenderung normal, tidak ada lagi finance euphoria. 

Kata mereka, kita seperti hidup di Singapur, atau Australia. 

Mau jajan mikir, mau belanja ngitung.

Gak apa-apa juga kan? 
Jokowi sudah membuktikan kelasnya. 

Mata kita dan mata dunia hanya berbeda kemampuan dalam melihat kenyataan.

Bitter Coffee Park tetap akan pilih Jokowi tahun 2019, semoga nanti lebih baik dari periode pertama.
?????


Demikian artikel tentang Apa Pendapat Sahabat Bitter Mengenai Presiden Jokowi? ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Apa Pendapat Sahabat Bitter Mengenai Presiden Jokowi? ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Apakah Kamu Setuju Dengan Gerakan 212 Pada Tahun 2016?

Info informasi Apakah Kamu Setuju Dengan Gerakan 212 Pada Tahun 2016? atau artikel tentang Apakah Kamu Setuju Dengan Gerakan 212 Pada Tahun 2016? ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Apakah Kamu Setuju Dengan Gerakan 212 Pada Tahun 2016?
Gerakan 212 bermula atas interpretasi Ahok terhadap surah Al-Maidah ayat 51 yang dianggap oleh beberapa umat muslim sebagai sebuah pernyataan yang menistakan agama dan medapatkan protes keras dari berbagai organisasi Islam di tanah air.

Seperti halnya ada aksi tentu ada reaksi, hal itu dibuktikan dengan adanya gerakan long march oleh massa umat muslim pada hari jum'at tanggal 14 Oktober 2016 di Jakarta yang berjumlah kurang lebih 5.000 orang.

Namun aksi protes yang di sampaikan oleh massa dari berbagai organisasi umat muslim tidak berhenti sampai pada hari itu saja, namun akan ada aksi lanjutan yang rencananya akan dilakukan pada tanggal 4 November 2016 yang akan datang.

Tersiar kabar aksi lanjutan itu akan lebih besar dalam jumlah massa yang akan ikut berpartisipasi pada kegiatan demonstrasi tersebut nantinya.

Karena aksi tersebut tidak hanya diikuti oleh organisasi Isalam yang berada di pulau Jawa saja, melainkan dari berbagai organisasi Islam yang berada di daerah luar pulau Jawa juga.

Sehingga Polda Metro Jaya dan TNI akan mempersiapkan 7.000 personel gabungan untuk mengamankan aksi demonstrasi tersebut.

Melihat dari fenomena yang terjadi, timbul sebuah pertanyaan. 
Apakah hal ini menggambarkan sebuah karakter dan etika agama Islam yang sebenarnya dalam kehidupan terhadap pihak-pihak dari agama lain selain Islam? 
(catatan: Hal ini terlepas dari melanggar atau tidaknya statement dari Ahok berdasarkan perspektif masing-masing individu).

Jawaban Pertama:
Sebagai muslim, Bitter Coffee Park pribadi tidak setuju dengan gerakan semacam ini. Kental urusan politik praktis, terkesan jumawa, dan merupakan sebuah propaganda yang tidak perlu.

Aksi 212 dimulai saat Ahok diduga menista agama hanya karena memberikan wejangan �jangan mau dibodohi (oleh mereka) yang memakai Al Maidah: 51�. Ayat ini sebetulnya melarang muslim untuk mengambil nonmuslim sebagai auliya� (aliansi/ sekutu) dalam hal konflik. 

Dahulu pada situasi perang, ada beberapa sahabat Nabi SAW yang ingin beraliansi pada kelompok musuh saat merasa kalah berperang dan tertindas, sehingga Allah SWT menurunkan ayat tersebut. 

Nah, di masa sekarang, pemilihan gubernur bukanlah konflik agama/ perang sehingga muslim boleh untuk memilih pemimpin nonmuslim. 

Masalahnya, banyak tokoh agama (terutama yang beraliran Islam politik seperti FPI/ HTI/ PKS) tidak suka dengan pluralisme dan menegaskan bahwa haram hukumnya seseorang memilih nonmuslim. 

Padahal, kalau saja mereka mau ekstrem lagi, sekalian saja larang muslim untuk mencoblos, karena pemilihan umum tidak ada di zaman Nabi SAW, hehe.

Akhirnya, dibuatlah propaganda untuk mengumpulkan massa dalam jumlah besar dengan klausul bahwa telah terjadi dugaan penistaan agama dan muslim yang baik haruslah membela agamanya

Sangat mudah untuk menggerakkan orang Indonesia jika semuanya dibalut suatu simbol, terutama agama. 

Bitter Coffee Park juga pernah membaca artikel seorang dai, bahwa muslim yang tidak terbakar hatinya saat mendengar kabar penistaan agama ini, maka termasuk golongan munafik. 

Bisa dibayangkan dong, muslim pun memenuhi jalanan, baik yang alim maupun tidak. 

Beberapa di antara mereka yang sering subuh kesiangan/ yang tidak pernah belajar agama mendadak alim dan membela agama.

Mengapa aksi 212 kental urusan politik praktis? 
Lihat saja siapa penggagasnya dan seperti apa pendukungnya. 

Penggagasnya adalah Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (yang kemudian diubah menjadi GNPF Ulama, lalu menjadi Persaudaraan Alumni 212), berada di sekeliling Habib Rizieq (tokoh FPI yang rasanya dulu menjadi public enemy tapi kini malah disanjung sebagai Imam Besar). 

Tokoh kontroversial yang dari mulutnya acapkali keluar celaan dan hinaan (menghina Pancasila, ucapan salam masyarakat Sunda, keyakinan umat agama lain, dll)

Saat akan diinterogasi oleh kepolisian, ia malah melarikan diri ke Saudi Arabia, memotretkan diri sebagai seorang yang terzalimi dan dikriminalisasi. 

Padahal, jika merasa tidak bersalah, sebaiknya hadapi kasus hukum tersebut dan selesaikan.

Tokoh-tokoh FPI, PA 212, dan kelompok sejenis ini seringkali menyanjung Soeharto, terlihat sangat dekat dengan keluarga Orde Baru/ Cendana, dan kebetulan sekali mereka menjadi oposisi dan berkontestasi dalam pemilihan kepala daerah saat itu. 

Bitter Coffee Park tidak mau menuduh bahwa mereka terkait erat dengan kelompok oposisi saat ini, tapi sulit rasanya untuk menafikan keberadaan buzzer-buzzer dan akun robot mereka di media sosial. 

Sudah menjadi rahasia umum bahwa kelompok ekstrem Islam sangat dekat dengan teknologi, tahu caranya bagaimana memengaruhi orang melalui media sosial, dan pintar membolak-balikkan fakta. 

Akun-akun ini juga sangat terkait dengan gerakan-gerakan antipemerintah. 

Mereka selalu mengulang-ulang tuduhan seperti PKI, asing dan aseng, penistaan agama, kriminalisasi ulama, dsb. 

Label-label ini pun menjelma dari yang awalnya hanya bising-bising biasa, lalu menjadi pemahaman yang seolah fakta bagi orang-orang awam. 

Belum lagi istilah-istilah ini dipakai oleh para politisi ibukota sehingga semakin masif tersebar.

Oh iya, kembali ke aksi 212. 
Orang awam dan kebanyakan yang ikut aksi ini akhirnya memiliki pemahaman bahwa mereka sedang membela agama. 

Mereka tidak tahu kalau mereka ditunggangi kepentingan politik oleh kelompok tertentu (atau menutup mata dan pura-pura tidak tahu? Entahlah)

Belum lagi 212 ini diulang setiap tahun dalam bentuk �reuni�. 

Dalam reuni di tahun politik kali ini, mereka mengundang Prabowo saja dan tidak mengundang Jokowi. 

Selain itu, banyak tokoh oposisi yang datang, termasuk habib kontroversial lainnya: Habib Bahar bin Smith

Apa maksudnya? 
Semakin jelas bahwa hal ini hanyalah aksi politik berbungkus agama dan tujuan penggagasnya adalah untuk memberikan penegasan di tahun politik ini bahwa mereka memiliki satu visi, yaitu #2019GantiPresiden

Bitter Coffee Park pribadi tidak anti dengan mereka yang menginginkan Prabowo sebagai presiden selanjutnya, tetapi Bitter Coffee Park sangat gerah dengan cara-cara kotor, terutama mereka yang membungkusnya secara halus atas nama agama.

Orang-orang yang awam dan betul-betul tidak tahu bahwa mereka ditunggangi pun banyak yang pergi ke Monas tanpa bayaran. 

Tentunya mereka hanya diperalat oleh mereka yang haus kekuasaan ini. 

Penggagas aksi ini sukses mencuci otak ratusan ribu manusia yang hadir bahwa mereka adalah para mujahid, belum lagi jutaan yang tidak datang tapi dipaksa secara halus untuk menyetujui aksi semacam ini. 

Mereka juga seolah ingin menegaskan bahwa mereka tidak radikal, datang dengan damai, tidak mengganggu ketertiban umum. 

Bitter Coffee Park hanya berkata lirih, 
Ya iyalah, kami yang tidak setuju tidak lantas memprovokasi kelompok tersebut, dan sudah sepatutnya setiap aksi jangan meninggalkan sampah sedikit pun, dan tidak mengganggu orang lain.

Bitter Coffee Park sama sekali tidak mencela mereka yang mengikuti dan menyetujui aksi 212. 

Bitter Coffee Park hanya menyayangkan bahwa jutaan orang sekarang dengan mudahnya terpengaruh oleh propaganda-propaganda mereka yang memiliki kepentingan politik praktis namun dibungkus apik seolah hanya aksi agama biasa. 

Hal ini membuktikan bahwa kalangan konservatif sekarang menang dan semakin banyak di Indonesia. 

Mereka tidak sadar bahwa aksi ini menjadi pemicu terpecahbelahnya Indonesia. 

Banyak penelitian sosial yang menyatakan bahwa tindakan intoleransi semakin banyak di negeri ini. 

Semakin banyak warga yang tidak ingin ada rumah ibadah agama lain di dekat rumahnya, semakin banyak anak sekolah yang tidak mau memilih ketua OSIS yang tidak seagama, semakin banyak yang menginginkan negara khilafah (ataupun tetap berbasis Pancasila dengan peraturan-peraturan syariah), dan lain-lain. 

Bitter Coffee Park hanya bisa berharap semoga NKRI tetap utuh dan orang-orang dengan pemikiran progresif tetap menjadi mayoritas di negeri ini.

Jawaban Kedua:
Bitter Coffee Park muslim dan Bitter Coffee Park tidak setuju dengan gerakan 212. 

Menurut Bitter Coffee Park meskipun dinamai gerakan bela Islam, gerakan itu tidak mencerminkan Islam. 

Mari kita runut kejadiannya
  1. Kejadian ini bermula dari pembicaraan Ahok mengenai program yang diberikan untuk Kepulauan Seribu. Ahok berharap masyarakat di sana mendukung dan mengikuti programnya. Ahok meyakinkan masyarakat dengan berkata tidak usah takut program tidak berjalan jika beliau tidak menjadi gubernur lagi karena program tersebut sudah diatur sedemikian rupa agar bisa berjalan sebagaimana mestinya. Beliau juga mengajak masyarakat untuk pintar memilih pemimpin baru, jika ada yang lebih baik dari dirinya, pilihlah orang itu, jangan sungkan untuk memilih yang lebih baik karena takut program tidak berjalan, tapi jangan mau dibodohi oleh orang yang pakai Al Maidah 51 seperti pengalamannya saat pemilu di Belitung karena berarti orang itu menghalalkan segala cara untuk menang.
  2. Kemudian pidato Ahok dipotong dan disebarkan oleh Buni Yani seolah itu pernyataan yang menistakan Islam.
  3. Adanya orang-orang yang melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.
  4. Saat laporan sedang dalam proses penyidikan, masyarakat dibuat gaduh dan mendesak kepolisian untuk segera menahan Ahok.
  5. Aksi-aksi mulai digaungkan mulai dari 411 hingga yang paling banyak masa 212.
  6. Muslim yang tidak mendukung aksi dicap tidak punya ghirah dan munafik.
  7. Memaksa Presiden untuk hadir dan mencelanya karena tidak bisa hadir.
  8. Dampak aksi ini semakin melebar dari yang asalnya ditujukan untuk Ahok jadi aksi ganti presiden ?
Dari poin-poin di atas menurut Bitter Coffee Park banyak sekali perilaku yang menyimpang dari kaidah Islam
  1. Umat Gagal Dalam Tabayyun, seharusnya setelah potongan video tersebar, ada perwakilan muslim yang segera menghubungi Ahok dan mengklarifikasi pernyataannya, apa maksud dan tujuannya, setelah itu sebarkan klarifikasi tersebut. Sesuai dengan tuntunan Quran �Wahai orang- orang yang beriman, jika ada seorang faasiq datang kepada kalian dengan membawa suatu berita penting, maka tabayyunlah (telitilah dulu), agar jangan sampai kalian menimpakan suatu bahaya pada suatu kaum atas dasar kebodohan, kemudian akhirnya kalian menjadi menyesal atas perlakuan kalian.� [QS. Al-Hujur�t 49:6]
  2. Sebenarnya sudah ada klarifikasi dari pihak Ahok tentang video tersebut dan beliau pun telah meminta maaf. Dalam wawancara itu beliau menceritakan tentang kejadian pada saat pemilu di Belitung, saat itu pihak lawannya menyebarkan selebaran yang berisi Al Maidah 51, beliau pun bertanya kepada Gus Dur tentang benarkah muslim dilarang memilih pemimpin Kafir, Gus Dur berkata bahwa yang menulis selebaran tidak paham dengan ayat tersebut. Namun entah kenapa orang-orang pada saat itu banyak yang keras kepala, tidak mau mendengar klarifikasi, malah ramai mempermasalahkan kata �pakai� dalam konteks potongan video. *Sumber ada dalam wawancara di Berita Satu Jakarta, (dapat di cari di ytb)
  3. Timbul banyak pernyataan provokatif menggugah amarah, cemburu buta, seolah bersabar itu salah. Padahal sudah jelas saat itu kasus tersebut sedang dalam proses pemeriksaan pihak kepolisian. Dalam Islam sudah dijelaskan bagaimana cara menghadapi pemimpin yang sangat zalim sekalipun, yaitu dengan menasehati secara lemah lembut dan bersabar seperti ketika Nabi Musa dan Nabi Harun diutus kepada Firaun. Dalam Quran banyak ayat yang menganjurkan untuk bersabar dan menghindari prasangka apalagi yang menjurus pada provokasi untuk membenci �Bersabarlah kalian, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar�.(QS. Al Anfal 8:46), �Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar� (QS. Ali �Imron 3:146). �Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian prasangka adalah dosa. Jangan pula kalian memata-matai dan saling menggunjing. Apakah di antara kalian ada yang suka menyantap daging bangkai saudaranya sendiri? Sudah barang tentu kalian jijik padanya. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allaah Maha menerima taubat dan Maha Penyayang.� (QS Al-Hujur�t 49:12).
  4. Aksi turun ke jalan (demonstrasi) adalah produk demokrasi, Islam tidak pernah menganjurkan hal seperti itu, apabila ada yang bilang kegiatan seperti itu adalah jihad, itu salah kaprah. Sebanyak apapun masa yang ikut, tidak menjadikan aksi tersebut benar apalagi yang melatarbelakanginya hanya sekedar kesalahpahaman yang sengaja dibesar-besarkan untuk kepentingan tertentu.
  5. Dengan keberhasilan digelarnya aksi tersebut, seolah menghalalkan orang untuk bebas mencela saudara-saudaranya yang tidak sepaham, mencela pemimpinnya, dan berlaku sombong. Padahal iblis dilaknat oleh Allah karena kesombongannya. Allah pun mengganjar orang pencela dengan dosa. �Barangsiapa yang menghina seorang penguasa, maka Allah akan menghinakannya.� (HR al-Tirmidzi [2224], dan berkata: �Hadits hasan�). �Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.� (QS. Al-Ahzab 33:58)

Aksi Iwan Bopeng. 
Apakah kita melihat ini alami? 
Bahwa pendukung Ahok berbaju kotak-kotak ingin mengumbar emosi dan mengadu domba dengan tentara? Ini sama saja golongan bunuh diri.

Kalau Ratna 
Sudah ketahuan duluan jadi termasuk produk gagal tetapi tetap masih bisa dicari kambing hitamnya.

Haram Mensholatkan Mayat Pendukung Ahok
Sebenarnya banyak rekayasa lain Haram mensholatkan mayat pendukung Ahok, komentator yang selalu negatif tentang pemerintahan ini, pembuat ytb yang mengambil sisi-sisi buruk pemerintahan dan diramu dan dipoles dengan sumber sana sini sedemikian rupa agar terlihat otentik, dan banyak lagi tetapi Bitter Coffee Park ambil yang besar saja.

Mereka punya dana yang besar sekali, mereka bisa bayar siapa saja termasuk artis dan akademisi hebat dengan permainan kata-kata yang canggih.

Kembali Ke 212. 
Dipermukaan dijelaskan untuk tujuan baik sebenarnya, tetapi banyak ulama atau masyarakat yang tidak menyadari kalau semua ini dimanfaatkan untuk tujuan politik.

AA Gym mengatakan sangat sensitif dengan kata radikal, intoleran dan lain-lain, tetapi beliau tidak sadar ada oknum yang selalu mengumbar itu.

Apakah kita harus menutup mata?
Si Master Mind ini mungkin saja sedang merencanakan peristiwa-peristiwa yang menakjubkan berikutnya sampai pemilu.

Ataupun sesudah pemilu bila tidak puas dengan hasilnya.

Jadi pasang sabuk pengaman Sahabat Bitter untuk pertunjukan berikutnya.

Mudah-mudahan kita tidak dikuasai oleh ahli rekayasa dan manipulator.

Kalau iya, berarti memang cerminan mayoritas masyarakat kita yang tidak menyadari.

Karena ada kesenangan tersendiri mungkin dengan mengadu domba dan mempermainkan manusia.

Tidak ada semangat kebangsaan disini, ataupun untuk Rakyat Indonesia, ataupun untuk Umat Islam.

Karena yang ada hanya untuk kesenangan saja.

Dan sayangnya banyak domba yang tidak sadar dan mengerti karena semua dibalut dengan kebaikan dan kata-kata halus.

Dari poin terakhir sudah jelas bahwa aksi ini adalah untuk kepentingan politik.

Jujur Bitter Coffee Park sedih melihat saudara-saudara muslim yang bangga dengan aksi tersebut.

Bitter Coffee Park tidak menyalahkan mereka karena mereka melakukannya atas nama keimanan.

Bitter Coffee Park justru sangat benci dengan orang-orang zalim yang memprovokasi & menunggangi aksi tersebut, memanfaatkan kecintaan umat kepada agamanya untuk kepentingan sendiri dan kelompoknya.

Kajian Secara Perspektif
Untuk menjawab pertanyaan tersebut dapat sekiranya dilihat dari dua perspektif, yaitu:
Pertama
Cara pandang Islam terhadap agama lain.
Kedua
Hakekat dari sikap militansi umat Islam.

CARA PANDANG ISLAM TERHADAP AGAMA LAIN
Pada hakekatnya agama Islam adalah agama yang adil, agama yang bijaksana, agama yang menghormati akal pikir dan harkat martabat manusia, serta Islam merupakan agama seluruh umat.

Islam sangat melarang terhadap perbuatan dzalim bahkan dalam masa perang sekalipun. Dilihat dalam konteks sejarah, seperti halnya yang terjadi pada masa 630 Masehi ketika itu Nabi Muhammad Saw menaklukkan Kota Mekkah atas kaum Quraish.

Ketika itu Rasulullah mempunyai kekuasaan atas kehidupan dan kematian para petinggi Quraish yang kalah dalam peperangan, namun para petinggi Quraish itu dimerdekakan hidupnya oleh Rasullah Saw.

Kemudian pada tahun 633 Masehi umat Muslim menghadapi peperang lagi.

Syaidina Abu Bakar sebagai Khalifah yang pertama ketika itu menjelaskan aturan dalam perang Islam yang memberikan contoh keluhuran hati cara berperang Islam, maka beliau menetapkan aturan bahwa:
  1. Orang tua kakek-kakek;
  2. Nenek-nenek, orang lemah, orang sakit, anak-anak, wanita tidak boleh dibunuh dan disakiti;
  3. Orang yang beribadah dan tempat ibadah tidak boleh diganggu dan dirusak;
  4. Mayat-mayat tidak boleh dirusak dan diganggu;
  5. Pohon yang berubah tidak boleh dipotong;
  6. Tanaman-tanaman tidak boleh dibakar;
  7. Rumah-rumah tidak boleh dibongkar; dan 
  8. Pahkan pasukan-pasukan yang kalah perang akan mendapatkan haknya sama dengan orang-orang yang beragama Islam.

Lalu pada tahun 637 Masehi Syadina Umar sebagai khalifah yang kedua ketika itu menaklukkan kota Jeruzalem, yaitu Kota Baitulmuqaddas.

Peperangan ini sungguh sangat luar biasa pasukan muslim menghadapinya, melalui pengepungan selama berbulan-bulan lamanya dan memakan jumlah korban yang sangat besar.

Tetapi Syaidina Umar tidak sedikitpun merusak dan mengambil hak milik orang Jeruzalem dan tidak ada satu tetes darahpun ia hunuskan dengan pedangnya, kecuali yang terbunuh dalam peperangan.

Serta tahun 1188 Masehi di kota Jeruzalem dibawah pasukan Sultan Salahuddin pasukan muslimin kembali menghadapi peperangan kesekian kalinya, karena sebelumnya pada tahun 1099 Jeruzalem di rebut kembali oleh pasukan musuh dan sebanyak 70.000 umat muslim dibinasakan.

Namun apa yang diperlihatkan Sultan Salahuddin saat itu ketika kembali berhasil menduduki kota Jeruzalem sungguh sangat halus sekali sifat dan kemuliannya terhadap nilai-nilai kemanusiaan tanpa sedikitpun dendam dan kebencian yang membara dalam dirinya.

Maka siapa mampu membayar biaya tawanan di merdekakan hidupnya?

Menjadi sebuah contoh apa yang telah dilakukan oleh Rasullah Saw dan para sahabat merupakan sebuah nilai-nilai budi pekerti dan kemanusiaan yang dalam Islam dipandang secara terhormat keberadaannya.

Perlakuan dan aturan dalam peperangan Islam pun sangat menjunjung tinggi keberadaan manusia baik hak dan martabatnya walaupun secara aqidah berbeda.

Tiada satupun orang yang berhak untuk:
  • Mengambil dan mengakhiri kehidupan seseorang, menghukum seseorang, 
  • Menghinakan seseorang, dan
  • Terlebih mengkafirkan seseorang walau sekalipun seseorang itu sudah sangat berbuat dzalim, 
karena dalam Islam semua itu adalah hak prerogatif Allah SWT.

Tiada satu kuasapun manusia berhak melakukannya termasuk dalam hubungannya surga dan neraka.

Islam tidak memandang perbedaan dalam agama dan memaksakan dalam hal beragama.

Dalam perang saja Islam sangat menjunjung tinggi etika dalam peperangan terlebih lagi dalam kehidupan beragama tentu hal itu sangat dimuliakan dan ditinggikan derajatnya oleh umat Islam.

HAKEKAT MILITANSI UMAT ISLAM 
Militansi diartikan sebagai sebuah bentuk perjuangan, pembelaan, rela berkorban terhadap suatu ideologi yang dipegang dengan semangat juang.

Militansi dalam Islam diartikan sebagai bentuk sikap dari mempertahankan prinsip-prinsip Islam sebagai bentuk konsistensi dan totalitas dalam ke-islaman seseoarang.

Militansi yang dimaksudkan Islam bukan diartikan sebagai bentuk keberanian dan keganasan dalam bertindak dan berucap terhadap yang salah, namun lebih pada memegang teguh nilai dan etika ke-Islaman secara konsisten.

Jika konsisten hal ini akan terus-menurus, tidak berhenti, stabil, tetap, dan tidak terpengaruh baik karena situasi maupun kondisi.

Belajar dari sebuah masa lalu, ketika melihat kembali kondisi masyarakat muslim pada masa lampau di era penjajahan Belanda, Prof. Snouck Hurgronje sebagai konselor pemerintahan Belanda yang termashur, dalam pidatonya sebagai Guru Besar di Universitas Leiden pada tahun 1907 beliau menceritakan pengalamannya saat itu pada peristiwa perang Aceh ia mengatakan:
Sungguh, terdapat seorang anak laki-laki berumur 14 tahun, anak dari seorang ulama, yang menjadi tawanan tentara kita (Belanda), menakjubkan, ia hafal seluruh gramatika Arab 1000 baris.

Gramatika 1000 baris yang dimaksudkan itu ternyata adalah Alfijah kitab Nahwu karangan Ibnu Malik yang sangat terkenal oleh kalangan umat muslim di seluruh penjuru dunia.

Lalu Prof. Snouck melanjutkan ceritanya:
Terdapat lagi sebuah kejadian oleh penduduk negeri saat itu yang melarikan diri dan dikejar oleh pasukan tentara Belanda, dalam jejaknya, pasukan Belanda sering menemukan beberapa kitab Al-Qur'an yang tertinggal. Sungguh, bagaimana ulama-ulama itu dalam perjalanan dan pelariannya di dalam hutan belantara sekalipun mereka tidak meninggalkan membaca dan mengkaji ilmu yang terkandung dalam Al-Qur'an.

Kondisi yang demikian bukanlah sebab saat itu masyarakat muslim sedang pada fase sulit masa penjajahan, melainkan hal itu memang sebuah bentuk ritualitas agama Islam, dalam ritualitas itu mengandung makna yang sangat dalam arti dan keberfungsiannya dari ritualitas tersebut, seperti yang dikatakan Mohammad Natsir:
Bahwa sesulit apapun kondisi yang dialami dan dimana kaum muslimin tidak mempunyai apa-apa lagi, tetaplah Islam itu menyimpan dan memelihara bagi pengikutnya, satu benteng yang terakhir yakni ibadah. Meninggalkan benteng ibadah, berarti kaum muslimin memutuskan hubungan dengan illahi, sumber dari segenap kekuatan, jasmani dan rohani, serta memutuskan tali persaudaraan dengan mereka yang se-agama dan secita-cita. Melepaskan benteng ibadah berarti melepaskan benteng Islam yang terakhir, dan di waktu itu akan terbukalah pintu malapetaka bagi yang meninggalkannya.

Apa yang dikatakan oleh M.Natsir inilah arti militansi yang sebenar-benarnya oleh umat muslim.

Militansi yang didasarkan kesetian, keyakinan, dan ketuguhan iman atas anjuran nilai-nilai yang terkandung dalam Islam yang diwujudkan dalam bentuk ritualitas beribadah dan dilaksanakan secara secara konsisten tiada henti-hentinya sampai kapanpun hingga tiba datangnya ajal.

Sebuah nilai ketaatan dan kepercayaan atas kekuatan dan kekuasaan ilahi yang dilakukan secara totalitas dalam beribadah, inilah yang menjadi perwujudan atas hakekat militansi umat Islam itu sendiri, bukan sebuah militansi yang dipersonifikasikan dalam bentuk anarkisme tindakan dan ucapan lalu dinyatakan sebagai sebuah "jihad" yang didasarkan atas kesalahan perbuatan orang lain.

Dalam fenomena ini dapat kiranya umat Muslim menjaga aqidah dan etika dalam Islam itu sendiri sebagai bentuk pembelajaran kepada umat dan masyarakat secara umum, sehingga marwah dari ajaran dan semangat Islam yang sebenarnya tetap terjaga dari opini-opini negatif publik terhadap agama Islam itu sendiri.

Semua itu dapat ditempuh melalui cara-cara yang lebih elegent, cara-cara yang lebih bermoral, beretika, dan jauh dari statement-statement yang saling meng-kafirkan yang pernah di contohkan para alim ulama terdahulu sebagaimana Washil bin Atha yang berpisah dengan gurunya Imam Hasan Basri karena perbedaan mahzab, lalu Al-Asj'ari yang berpisah pula dengan gurunya Al-Jubbai juga disebabkan karena adanya perbedaan mahzab antar keduanya, serta yang paling termashur sebuah polemik yang hampir tidak ada tandingannya dan bobotnya dalam sejarah Indonesia yakni antara Ir.Soekarno dan M. Natsir yang syarat akan intelektualis berfikir.

Begitulah sebuah contoh yang harus ditiru oleh umat muslim dalam melihat sesuatu persoalan dengan menggunakan akal berfikir yang merdeka bukan dengan hawa nafsu belaka.

Sekiranya patut untuk menghindari agar jangan sampai fenomena ini dijadikan sebagai alat propaganda politik yang diatas namakan keagamaan, tapi jadikan hal ini sebagai momentum edukasi bagi masyarakat terutama umat muslim, bagaimana seharusnya menjadikan mereka berfikir, menilai, serta bertindak agar sesuai dengan nilai dan etika dari ajaran Islam yang sebenarnya dalam hal berpolitik.

Jawaban Ketiga:
Kurang lebih seperti yang Andhika katakan:
Turunlah ke jalan sekuat kaki, atau bertahan lah sekuat hati, aku akan berdiri di antaranya, menggenggam erat ideologiku sendiri. Sebab bila semua berbicara tentang perbedaan, siapa yang kelak menyatukan?
-Andhikahadip-

Setujukah dengan gerakan 212?
Menurut Bitter Coffee Park banyak benarnya:
Ini murni kental urusan politik praktis, terkesan jumawa, dan merupakan sebuah propaganda yang tidak perlu. Tapi kenyataannya memang murni Politik Berbalut Mengatas Namakan Agama???

Siapa yang kelak menyatukan?
Kelak kami ini yang mencintai perdamaian yang akan menyatukan, yang menghargai perbedaan yang akan menyatukan, kami yang terbuat dari besi dan baja yang tidak mudah terbakar.

Kami lah yang akan menyatukan perbedaan.

Simak Debat Berikut Di Cennel CNN:
Reuni alumni akbar 212 dianggap bermuatan politis. Kubu Jokowi menilai aksi itu merupakan kampanye terselubung Prabowo Subianto. Namun kubu oposisi membantah tudingan itu dan menyebutnya sebagai fitnah yang berlebihan. Sementara bawaslu menyatakan tidak ada unsur pelanggaran dalam acara tersebut.

Narasumber:
  1. Pipin Sopian, Jubir BPN Prabowo-Sandi;
  2. Hasanudin Wahid, Wakil Direktur Pemilih Pemula TKN Jokowi-Ma'ruf; dan
  3. Adi Prayitno, Analis Politik UIN Jakarta.

Anchor: 
Budi Adiputro

1/4 

2/4
   
3/4 

4/4
Ikuti berita terbaru di tahun 2018 dengan kemasan internasional berbahasa Indonesia, dan jangan ketinggalan breaking news 2018 dengan berita terakhir dan live report.

CNN Indonesia tergabung dalam grup Transmedia. Dalam Transmedia, tergabung juga Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia.com dan CNBC Indonesia.
?????


Demikian artikel tentang Apakah Kamu Setuju Dengan Gerakan 212 Pada Tahun 2016? ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Apakah Kamu Setuju Dengan Gerakan 212 Pada Tahun 2016? ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Seperti Apa Panggung Politik Di Indonesia Tahun 2019?

Info informasi Seperti Apa Panggung Politik Di Indonesia Tahun 2019? atau artikel tentang Seperti Apa Panggung Politik Di Indonesia Tahun 2019? ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Seperti Apa Panggung Politik Di Indonesia Tahun 2019?
Ini Bitter Coffee Park jawab sesuai pandangan pribadi Bitter Coffee Park.

Mungkin artikel ini lebih cocok di beri judul
SENI PANGGUNG POLITIK DI INDONESIA Tahun 2019

Situasi politik sekarang bikin jenuh dan capek. Waktu 6 bulan sejak masa kampanye terlalu lama di pemilu 2019.

Bitter Coffee Park jenuh dengan pertikaian antara cebong kampret, memposisikan diri seolah yang paling bersih, dan saling menuding berbohong, pernyataan-pernyataan yang keluar sekali dalam 5 tahun untuk memojokan salah satu paslon.

Jika mau kita cermati sedikit, sebetulnya ideologi partai politik di Indonesia tidak ada bedanya.

Nasionalis-Religius.
Itulah motto sebagian besar partai politik Indonesia. Sebagian lagi lebih cenderung nasionalis, sekuler, dan konservatif.

Bitter Coffee Park melihat jubir-jubir politik yang tampil didepan TV memposisikan dirinya seolah pembela garis keras Pak Jokowi maupun Pak Prabowo tapi kalau kita liat Track Record ternyata malah sebaliknya pernah jadi panglima cebong maupun kampret.

Politik Indonesia bergantung kepada situasi kondisi. Sekarang bisa saja berteman, tapi besok belum tentu. Di level nasional boleh berlawanan tapi level daerah mereka bahkan 1 kubu mendukung pasangan gubernur atau walikota yang sama. Sekarang lawan dihadapkan dengan isu HAM padahal tahun 2009 bersatu bak kawan. Seorang Fadli Zon dan Budiman Sudjatmiko pun pernah disatu kubu yang sama.

Bitter Coffee Park agak khawatir mengamati tokoh agama yang ikut turun dalam politik. Bukan berarti tokoh agama tidak boleh masuk dalam dunia politik, tapi apabila mereka salah dalam menyampaikan argumen tertentu akan membuat pandangan kalangan-kalangan tertentu kepada Islam semakin jelek. Agama dan politik berhubungan memang tapi ilmu dasarnya berbeda.

Bahkan hal-hal konyol seperti tempe kartu ATM, genderuwo, salam-salaman, mukul meja, foto-foto jadi headline dan seolah-olah menjadi justifikasi bahwa seseorang tersebut tidak layak.

Hal-hal itulah yang dimainkan untuk menunjukan siapa yang lebih buruk untuk memperlihatkan junjungannya lebih baik.

Tentunya Bitter Coffee Paek berharap yang dibahas adalah program. Ketika Pak Basuki dan Pak Anies bertarung di Jakarta memang banyak orang ribut, tapi yang diributkan juga termasuk reklamasi atau tidak, rumah susun, normalisasi sungai, menggusur atau menggeser, OKE OCE, DP 0% dan itu semua meributkan program.

Semestinya kubu penantang lebih banyak menawarkan solusi dan kalau bisa berbeda. Selayaknya tugas oposisi harus melawan petahana dengan kuat sehingga demokrasi makin berkualitas dalam kutip jangan biarkan petahana bisa tidur nyenyak.

HOAX dan HOAX
Hoax sangat mudah bertebaran dikalangan masyarakat bawah yang tentu saja isu pasti berasal dari atas.

Akan lebih baik kalau pemilu dipercepat. Waktu yang terlalu lama ini berpotensi membuat semakin banyaknya emak-emak yang bisa tertangkap gara-gara hoax.

Padahal kita harus menghormati emak-emak karena emak-emak adalah Ibu Bangsa.
#Savemak-emak!??????????????
Disatu sisi Bitter Coffee Park bersyukur negara kita bisa menikmati demokrasi. 

Generasi Milenial yang kelahiran 90-an mungkin saat itu tidak mengerti bagaimana dulu kebebasan berpendapat sama sekali tidak ada yang mana jauh berbeda dengan kondisi sekarang ini.

Jika melihat demokrasi yang berjalan kurang lebih 2000�2019 sepertinya bisa dikatakan negara kita baru belajar menjalankan demokrasi. 

Ibarat remaja yang baru memulai perjalanannya untuk mencari jati diri, ada gejolak sana-sini. 

Bitter Coffee Park berharap remaja tersebut semakin dewasa dalam berpolitik dan matang berdemokrasi.

Salam Secangkir Kopi...
?????


Demikian artikel tentang Seperti Apa Panggung Politik Di Indonesia Tahun 2019? ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Seperti Apa Panggung Politik Di Indonesia Tahun 2019? ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Mengapa Banyak Ulama Dari Kubu Prabowo-Sandi Sangat Membenci Jokowi?

Info informasi Mengapa Banyak Ulama Dari Kubu Prabowo-Sandi Sangat Membenci Jokowi? atau artikel tentang Mengapa Banyak Ulama Dari Kubu Prabowo-Sandi Sangat Membenci Jokowi? ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Mengapa Banyak Ulama Dari Kubu Prabowo-Sandi Sangat Membenci Jokowi?
Hoax Atau Isu Yang Berkembang
Bitter Coffee Park jiplak saja dari artikel yang Bitter Coffe Park baca yang dapat dilihat pada link berikut Catatan Suara Umat untuk Presiden Jokowi - Hidayatullah.com
Pertama
Jokowi diusung oleh partai yang dinilai sebagian orang di isukan tidak bersahabat dengan umat Islam.
Hal ini sangat penting, karena merekalah pembisiknya nanti terhadap kebijakan yang terkait dengan kepentingan umat.
Sudah jadi rahasia umum, partai-partai pendukung yang sering disebut kelompok dianggap sebagai kelompok Partai penista agama yang berada di pihak mereka.
Catatan tentang PDIP di parlemen sebagai partai yang tidak mengakomodir kepentingan umat, menjadi sejarah yang tidak terlupakan oleh sebagaian umat.

Kedua
Sudah bisa diraba sinyalnya, ijtima�ulama tidak mendukung pasangan Jokowi-Ma�ruf Amin.
Keputusan ijtima ulama setidaknya pendapat banyak perwakilan umat Islam Indonesia.
Meskipun Jokowi berpasangan dengan seorang ulama, tapi keputusan perwakilan ulama dan tokoh Islam dalam ijtima punya kedudukkanya dari keputusan ulama perorangan atau kelompok kecil.

Ketiga,
Pemerintahan Jokowi menerbitkan Perppu Ormas yang secara substansial dianggap merugikan sebagian umat Islam, karena Perppu itu akan dianggap membatasi dan mengekang dakwah Islam.

Keempat
Dalam satu periode masa pemerintahan Jokowi, penistaan agama sangat sulit diproses hukum sesuai azas keadilan.
Rezim tidak serius menangani pelanggaran hukum ini, bahkan terkesan menjadikan tersangka penista sebagai korban.
Contoh yang paling nyata adalah kasus penistaan agama oleh mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Mereka beranggapan begitu lambannya sikap Presiden Jokowi menjadikan Ahok tersangka, sehingga umat harus turun ke jalan.

Kelima
Adanya sejumlah catatan kriminalisasi ulama sepanjang masa kepemimpinan Presiden Jokowi.
Dari kriminalisasi pemimpin FPI Habib Rizieq, Shihab penahanan Ustadz Alfian Tanjung, sampai pemanggilan Ustadz Zulkifli Muhammad Ali dan usaha-usaha yang dirasakan umat Islam sebagai kriminalisasi dai dan ulama.

Keenam
Dengan adanya pembiaran persekusi para dai dan dakwah Islam, mengindikasikan Pemerintahan di bawah Presiden Jokowi dianggap tidak membawa semangat persatuan umat, tapi memperuncing perpecahan.

Ketujuh
Presiden Jokowi membiarkan keresahan umat, dengan wacana Islam Nusantara.
Dimana sebagian umat menilai, Islam Nusantara adalah sebuah Proyek Liberalisasi Ajaran Islam, yang diharamkan dalam Fatwa MUI tahun 2005.

Kedelapan
DI saat umat Islam sedang berduka karena ribuan masjid di Lombok hancur diterjang gempa, Menteri Agama bukannya memikirkan bagaimana membangun kembali masjid tersebut dengan segera, malah mengurusi masalah toa masjid.

Kesembilan
Dua tahun yang lalu, tepatnya bulan Agustus 2016, CNN merilis berita tentang kebijakan rezim yang mengakui keberadaan agama Yahudi di Indonesia dan mereka bebas menjalankan ajaran agamanya.
Meskipun tidak menjadi agama resmi, tapi wacana pengakuan tersebut sangat menyakiti perasaan umat Islam.

Kesepuluh
Penggunaan dana haji untuk pembangunan infrastruktur oleh pemerintahan Jokowi, di mana pemiliknya tidak mengetahui bagaimana pertanggung jawabannya.

Kesebelas,
Presiden Jokowi memaklumi beredarnya kaos berlambang palu arit, sementara kaos lambang kalimat tauhid, kaos tagar #2019GantiPresiden dipermasalahkan dan diintimidasi.

Dua Belas
Fatwa MUI tahun 2015 mengharamkan pemimpin yang mengingkari janji saat kampanye. Jokowi dianggap tidak menepati janji-janji kampanye pada Pilpres 2014.

Yang Menjadi Catatan
Sejumlah catatan di atas kemungkinan menjadi alasan mengapa umat Islam akan mencukupkan Jokowi hanya satu periode saja masa pemerintahannya.

Sekali lagi, itulah di antara suara-suara riak umat yang sering saya dengar di tetangga, pasar, tokoh dan lingkungan sekitar.

Fakta Dan Kenyataan Yang Ada
Kalimat pertanyaan ini sungguh bertolak belakang dengan sikap sebagian besar jumhur Ulama, yang Bitter Coffee Park ketahui.

Presiden H Joko Widodo adalah Tokoh Dunia yang masuk ke dalam daftar orang muslim paling berpengaruh di dunia pada urutan 16 dari 500 tokoh.

The Muslim 500 kembali menempatkan Presiden Jokowi sebagai salah satu muslim paling berpengaruh di dunia. 

The Muslim 500 adalah sebuah survei tahunan yang mencantumkan 500 sosok muslim paling berpengaruh di dunia.

Presiden Jokowi berada di urutan ke-16 dari 500 tokoh muslim dunia. Dalam publikasinya, para editor survei ini mengutip ucapan Jokowi yang menyatakan bahwa:
Keberagaman selalu menjadi bagian dari DNA Indonesia. Meskipun banyak tantangan, Islam di Indonesia selalu menjadi kekuatan yang moderat.

Selain Presiden Jokowi, ada dua nama lain dari Indonesia yang masuk Top 50. 

Yaitu Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di peringkat ke-22 dan ulama karismatik Habib Luthfi bin Yahya di peringkat ke-41 . 

Sementara, mantan Ketua PP Muhammadiyah H Din Syamsuddin masuk Honourable Mentions.

Penyelenggara survei ini adalah The Royal Islamic Strategic Studies Centre yang berkedudukan di Amman, Jordania. 

Dalam menentukan tokoh yang berpengaruh, digabungkan kombinasi matriks sosial, opini publik, dan pendapat para ahli. 

Jika dibalik menjadi pola pertanyaan pasif maka kalimat pertanyaan itu akan berbunyi:
Mengapa Jokowi sangat dibenci oleh banyak ulama dari kubu Prabowo-Sandi?

Ketika Bitter Coffee Park membaca berulang-ulang kalimat itu, Bitter Coffee Park yang sudah hampir 33 tahun hidup di bumi Indonesia merasa pilu, prihatin dan menangis.

Mungkin, tidak banyak Sahabat Bitter yang tahu, jika Bitter Coffee Park menuliskan jawaban pertanyaan ini sembari berdzikir dan meneteskan air mata serta berserah diri kepada-Nya.

Bitter Coffee Park menjadi kembali terngiang-ngiang kata-kata dekan fakultas Ushuluddin Universitas Al-Azhar cabang Asyuth, DR. Mukhtar Marzuq:
Kita sedang hidup di zaman fitnah, dan solusi tepat yang ditawarkan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam adalah tetap tinggal di rumah masing-masing.
Ungkapan ini tersirat ketika di negeri Mesir tengah terjadi ketidak sinkronan pemahaman antara Ulama�-nya dengan Umaro�-nya.

Kereligiusan Keluarga Bapak H Joko Widodo
Sesungguhnya yang Bitter Coffee Park ketahui mengenai rumah tangga Pak Jokowi senantiasa disinari oleh cahaya keagamaan yang kental dan intens.

Baik itu ditunjukkan oleh istri tercinta, Iriana Jokowi, yang selalu tidak pernah absen shalat tarawih berjamaah ketika tiba bulan Ramadhan.

Meski telah menjadi Ibu Negara, ibu dari Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep ini merupakan sosok sederhana yang jauh dari perkiraan kita untuk memiliki mindset kontra dan bermusuhan dengan pemuka agama.

Iriana Jokowi tentu merupakan perhiasan dunia bagi sang Raja, yang berakhlakul karimah serta shalihah.

Dengan demikian, pasti seorang Iriana akan mendambakan pasangan hidup sang Jokowi tercinta semakin tua, semakin berubah menjadi laki-laki yang shalih, sehingga Jokowi dapat memimpinnya serta menuntunnya menuju surga Allah.

Sebab, suami adalah imam bagi rumah tangga, jika ia baik niscaya kondisi rumah tangga akan menjadi baik, namun jika ia fasik maka akan terjadi ketimpangan agama dan akhlak pada keluarga tersebut, bisa jadi kesyirikan menjadi keyakinan dan maksiat menjadi kebiasaan.

Untuk itu, tentunya wanita yang shalihah tidak layak mendapat pemimpin yang kafir.

Allah Ta�ala dalam Al Quran telah memerintahkan kita untuk memilih pasangan hidup sesuai keadaan agama kita, baik itu pria maupun wanita, sebagaimana Firman-Nya:
????????????? ?????????????? ??????????????? ?????????????? ??????????????? ?????????????? ??????????????? ?????????????? ?????????? ???????????? ?????? ?????????? ????? ??????????? ???????? ???????
Artinya:
Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga). 
[an-Nur : 26]

Rasulullah -shallallahu �alaihi wa sallam- juga memerintahkan kepada mereka yang telah berpasangan hidup hendaknya ia tetap konsisten bersamanya dikarenakan pemahaman Agama yang kuat dan hormat pada pemuka agama.

Dan Jokowi tidak pernah melecehkan dan tidak pula menjatuhkan harkat dan martabat Ulama� hingga ke titik nadhir.

Sebagaimana sabda beliau dalam sebuah hadits:
?? ??? ????? ? ??? ???? ??? ? ?? ????? ??? ???? ???? ???? ??? : ???? ?????? ????? ?????? ??????? ??????? ??????? ????? ???? ????? ???? ???? . ???? ??????? ? ????
Artinya:
Dari Abu Hurairah Semoga Allah meridhainya- dari Nabi -shallallahu �alaihi wa sallam-, beliau bersabda:
Seorang wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, kedudukannya, dan kecantikannya atau karena agamanya, maka pilihlah (nikahilah) wanita karena Agamanya, jika tidak engkau akan binasa.
[Riwayat Bukhari, No.5090 dan Muslim, No.3708]

Demikian juga Rasulullah SWA memerintahkan kepada wali perempuan untuk menikahkan putrinya kepada orang yang baik agamanya.
????? ????????? ???? ?????????? ??????? ?????????? ????????????? ?????? ??????????? ?????? ???????? ??? ???????? ????????? ???????
Artinya
Jika datang kepada kalian seorang (pelamar) yang kalian ridhai agamanya serta akhlaknya maka nikahkanlah ia (dengan putri kalian) jika tidak kalian lakukan maka akan terjadi Fitnah (cobaan) di muka bumi dan kerusakan yang luas. 
[Riwayat at-Tirmidzi, menurut Syekh al-Albani rahimahullah hadits ini hasan lighairihi]

Tidak dibenarkan apabila Jokowi berubah di kemudian hari, ia menjadi ahli terror terhadap ulama, merekayasa penghujatan yang keji, pembunuhan karakter ulama serta pemidanaan kurungan badan terhadap Ulama, Masya� Allah � Naudzubillhi min dzalik-, karena tidak menutup kemungkinan hal yang demikian bisa terjadi, sebagaimana keyakinan ahli sunnah wal jamah bahwa iman seseorang akan naik dan turun sesuai amalannya.

Inilah, tiba masa bagi Iriana Jokowi untuk memperingatkan suaminya dalam kehidupan sehari-hari agar selalu tetap mempertahankan amalan sunnah dan meningkatkan tadarus Qur�an serta mendengarkan hingga ke sumsum tulang dada, apa yang menjadi keniscayaan Nash Qur�an dan Hadits.

Insya Allah, hal ini akan membawanya kepada derajat yang lebih mulia di lima tahun mendatang, walaupun fitnah-fitnah keji dilontarkan dan diarahkan kepada mereka.
Wallahu�alam bish shawab �
?????


Demikian artikel tentang Mengapa Banyak Ulama Dari Kubu Prabowo-Sandi Sangat Membenci Jokowi? ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Mengapa Banyak Ulama Dari Kubu Prabowo-Sandi Sangat Membenci Jokowi? ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Menurutmu Apa Kelebihan Dan Kekurangan Dari Pasangan Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma'ruf Amin?

Info informasi Menurutmu Apa Kelebihan Dan Kekurangan Dari Pasangan Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma'ruf Amin? atau artikel tentang Menurutmu Apa Kelebihan Dan Kekurangan Dari Pasangan Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma'ruf Amin? ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Menurutmu Apa Kelebihan Dan Kekurangan Dari Pasangan Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma'ruf Amin?
Bitter Coffee Park Tidak Ingin Menulis Tentang Prabowo Dan Sandi. Karena Bitter Coffee Park lebih menyukai Jokowi dan Ma'ruf Amin.

Bukan berarti Bitter Coffer Park akan menjelek-jelekan Prabowo dan Sandi di jawaban Bitter Coffee Park ini.

Bitter Coffer Paek lebih suka menulis kelebihan Jokowi dan alasan kenapa harus Jokowi.

KENAPA????????????
Karena Siapa tidak kenal Jokowi?
PRESIDEN� WONG CILIK
Dibenci Oleh:
Koruptor dan Orang Munafik (wani ngomong gak wani ngelakoni, wayah e mergawe Ngilang)

Orang nomor satu di Indonesia ini memiliki kesederhanaan di dalam setiap penampilannya.

Bukan hanya itu saja, Joko Widodo juga dikenal sebagai sosok yang tegas dan sekaligus lembut, sehingga menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Caranya bekerja dan bersikap terlihat begitu santun, hal ini bahkan sudah terlihat sejak jauh-jauh hari, sebelum Jokowi menjadi seorang Presiden seperti sekarang ini.

Bersahaja dan memiliki sikap yang santun, tidak mengherankan jika perkataan bapak 3 orang anak ini selalu menjadi yang ditunggu-tunggu.

Tidak hanya saat ini, sejak lama Jokowi memang telah menjadi inspirasi banyak orang.

Orang yang ulet bekerja, tidak gentar dengan berbagai macam fitnah yang di lontarkan kepadanya.

Perkataannya dalam berbagai kesempatan selalu sarat dengan makna dan tentunya memiliki pesan tersendiri.

Hal ini tentu menjadi sesuatu yang menarik, di mana kita bisa mendapatkan banyak inspirasi dari setiap perkataannya tersebut.
Catatan Kaki:

Dari Karakter-Karakternyalah Bitter Coffee Park meyakininya.
Karena:
Karakter atau watak adalah sifat batin yang memengaruhi segenap pikiran, perilaku, budi pekerti, dan tabiat yang dimiliki manusia atau makhluk hidup lainnya.
Catatan Kaki:

Sosok Jokowi yang sederhana dan tidak korup disebutnya sebagai salah satu pertimbangan dukungan. Selain itu, Bapak Preside RI kita ini (Jokowi) dapat dijadikan sebagai teladan bagi anak muda.

Pak Jokowi adalah sosok yang sederhana, keluarganya tidak ikut-ikutan bisnis, dan sampai saat ini tidak ada korupsi, dan beliau adalah Islam yang taat.

Selain diusung enam partai dominan, yakni:
  • Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP),
  • Partai Hanura,
  • Partai Nasdem,
  • Partai PPP,
  • Partai Golkar dan
  • Partai Kebangkitan Bangsa (PKB);
Di tambah lagi masyarakat yang sudah sangat cerdas menilai.

Hal itu dibuktikannya lewat gelaran Pilkada Serentak 2018.

KARENA SISTEM PEMERINTAHAN JOKOWI BEGITU KETAT SEHINGGA ORANG YANG SERING MELAKUKAN SUAP DAN KORUPSI TIDAK BISA LAGI MENJALANKAN AKSINYA.

Ini hanya sebatas Opini Bitter Coffer Park..
Apapun Pilihanmu....????!!! 
?????


Demikian artikel tentang Menurutmu Apa Kelebihan Dan Kekurangan Dari Pasangan Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma'ruf Amin? ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Menurutmu Apa Kelebihan Dan Kekurangan Dari Pasangan Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma'ruf Amin? ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Apa Saja Yang Diungkapnya Dokumen Rahasia Amerika Serikat Tentang Indonesia?

Info informasi Apa Saja Yang Diungkapnya Dokumen Rahasia Amerika Serikat Tentang Indonesia? atau artikel tentang Apa Saja Yang Diungkapnya Dokumen Rahasia Amerika Serikat Tentang Indonesia? ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Apa Saja Yang Diungkapnya Dokumen Rahasia Amerika Serikat Tentang Indonesia?
Sebanyak 34 dokumen rahasia Amerika Serikat mengungkap rentetan laporan pada masa prareformasi, salah satunya bahwa Prabowo Subianto disebut memerintahkan Kopassus untuk menghilangkan paksa sejumlah aktivis pada 1998 dan adanya perpecahan di tubuh militer.

Dokumen-dokumen yang dirilis ke publik oleh lembaga Arsip Keamanan Nasional (NSA) ini mengemukakan berbagai jenis laporan pada periode Agustus 1997 sampai Mei 1999.

Sebagian merupakan percakapan staf Kedutaan AS di Jakarta dengan pejabat-pejabat Indonesia, lainnya adalah laporan para diplomat mengenai situasi di Indonesia ketika itu.
Prabowo: Era Suharto akan berakhir
Salah satu dokumen merupakan telegram berisi percakapan antara Asisten Menteri Luar Negeri AS, Stanley Roth, dengan Komandan Kopassus, Mayor Jenderal Prabowo Subianto.

Dalam pertemuan selama satu jam pada 6 November 1997 itu, keduanya membahas situasi Indonesia.
Prabowo mengatakan mertuanya, Presiden Suharto, tidak pernah mendapat pelatihan di luar negeri dan pendidikan formalnya pun sedikit. Namun, menurutnya, Suharto sangat pintar dan punya daya ingat yang tajam.

Bagaimanapun, urai Prabowo, mertuanya tidak selalu bisa memahami persoalan dan tekanan dunia.
Akan lebih baik jika Suharto mundur pada Maret 1998 dan negara ini bisa melalui proses transisi kekuasaan secara damai.
sebut Prabowo dalam dokumen itu.

Apakah itu terjadi pada Maret atau perlu beberapa tahun lagi, era Suharto akan segera berakhir.
sambungnya.

Siapa di balik penghilangan para aktivis?
Arsip tertanggal 7 Mei 1998 ini mengungkap catatan staf Kedutaan Besar AS di Jakarta mengenai nasib para aktivis yang menghilang.

Catatan itu memuat bahwa para aktivis yang menghilang boleh jadi ditahan di fasilitas Kopassus di jalan lama yang menghubungkan Jakarta dan Bogor.

Namun, siapa di balik aksi penghilangan itu?
Hasil percakapan seorang staf politik Kedutaan Besar AS di Jakarta dengan seorang pemimpin organisasi mahasiswa memunculkan nama Prabowo Subianto.

Narasumber tersebut mengaku mendapat informasi dari Kopassus bahwa penghilangan paksa dilakukan Grup 4 Kopassus. Informasi itu juga menyebutkan bahwa terjadi konflik di antara divisi Kopassus bahwa Grup 4 masih dikendalikan Prabowo.

Penghilangan itu diperintahkan Prabowo yang mengikuti perintah dari Presiden Soeharto.
sebut dokumen tersebut.

Pada masa kampanye pemilihan presiden 2014, Prabowo berulang ketika rangkaian peristiwa 1998 terjadi dan mengatakan dia hanya menjalankan perintah atasan.

Sebagai seorang prajurit, kami melakukan tugas kami sebaik-baiknya.
kata dia dalam debat capres pertama.

Itu merupakan perintah atasan saya.

Kaset rusak yang diulang
Andre Rosiade, anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra

Kepada BBC News Indonesia, Andre Rosiade menegaskan bahwa sejumlah personel Tim Mawar Kopassus sudah menghadapi Mahkamah Militer karena telah mengamankan delapan aktivis.

Pak Prabowo juga sudah mempertanggungjawabkan itu. Nah dari delapan aktivis itu, beberapa bahkan jadi anggota DPR dari Gerindra. Kalau mereka merasa diculik oleh Pak Prabowo, tidak akan mau bergabung dengan Partai Gerindra, ya kan?
papar Andre merujuk Haryanto Taslam, Pius Lustrilanang, dan Desmond J Mahesa.

Nah, korban yang lain, tanyakan ke Panglima ABRI waktu itu, Jenderal Wiranto. Sekarang dia Menkopolhukam-nya Pak Jokowi.
sambung Andre.

Soal kemunculan dokumen rahasia AS, Andre menilai seperti ada kesengajaan.

Ini kayak kaset rusak yang diulang-ulang. 2014 juga waktu Pak Prabowo mencalonkan jadi presiden, isu ini muncul.
cetusnya.

ABRI, di bawah kepemimpinan Jenderal Wiranto, membentuk DKP (Dewan Kehormatan Perwira) untuk menangani kasus hilangnya sejumlah aktivis politik yang dikaitkan dengan anggota Kopassus dan Prabowo.

DKP dibentuk pada Juli 1998 dan menggelar sidang pada bulan Agustus.

Setelah memeriksa Prabowo, DKP yang diketuai Jenderal Subagyo Hadi Siswoyo ini menjatuhkan sanksi administratif berupa pemberhentian Prabowo dari dinas kemiliteran.

Setelah meninggalkan dinas ketentaraan, Prabowo sempat menetap di Yordania sebelum pulang ke Indonesia untuk menjadi pengusaha dan kemudian mendirikan Partai Gerindra.

Perpecahan di tubuh militer 
Arsip yang dibuat pada 8 Mei 1998 ini melaporkan adanya perpecahan di tubuh militer Indonesia mengenai cara mengadapi para demonstran.

Laporan ini menyebutkan Wiranto yang saat itu menjabat Panglima TNI diperintahkan bersikap tegas terhadap para demonstran.

Dia kemudian memperingatkan para mahasiswa agar tidak menggelar demonstrasi di jalan-jalan, namun pada saat yang sama mengatakan kepada mereka bahwa militer tidak bermusuhan.

Susilo Bambang Yudhoyono, yang saat itu menjadi bawahan Wiranto, melontarkan ide untuk mengumpulkan semua anggota MPR demi menentukan masa depan negara (diduga menggantikan Suharto).

Jika benar, ini mengindikasikan niatan Kubu Wiranto.
sebut dokumen itu.

Di sisi lain, Prabowo berupaya mencegah demonstrasi semakin ganas di Jakarta.

Prabowo terlibat perebutan kekuasaan dengan Wiranto.
tulis arsip tersebut.

Dokumen-dokumen ini diungkap Arsip Keamanan Nasional dengan memanfaatkan Undang-Undang Kebebasan Informasi yang mengharuskan arsip rahasia diungkap setelah beberapa tahun.

Arsip Keamanan Nasional sendiri merupakan sebuah lembaga yang bermarkas di Universitas George Washington dan didirikan secara swadaya oleh sejumlah akademisi dan jurnalis pada 1985.

NSA merilis dokumen-dokumen yang tak lagi berstatus rahasia ini ketika Prabowo dan Gerindra bersiap untuk mengikuti Pileg dan Pilpres 2019.

Gerindra sudah meminta Prabowo untuk kembali mencalonkan diri sebagai presiden untuk melawan Joko Widodo.

Komisi Pemilihan Umum telah membuka pendaftaran capres mulai 4 hingga 10 Agustus 2018.
?????


Demikian artikel tentang Apa Saja Yang Diungkapnya Dokumen Rahasia Amerika Serikat Tentang Indonesia? ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Apa Saja Yang Diungkapnya Dokumen Rahasia Amerika Serikat Tentang Indonesia? ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.