Melalui jaringan backlink yang kami miliki merupakan penyedia jasa backlink menerima berbagai backlink Indonesia dengan layanan jasa backlink murah yang kami kelola secara manual dan profesional. Kami menawarkan jasa backlink terbaik. Bagaimana cara membeli backlink dari kami?. Silahkan 👉 Hubungi Kami! harga sangat terjangkau!

Content Placement

Berikut adalah daftar 50 situs Jaringan Backlink kami!
01. Backlink Indonesia 26. Iklan Maluku Utara
02. Backlink Termurah 27. Iklan Nusa Tenggara Barat
03. Cara Membeli Backlink 28. Iklan Nusa Tenggara Timur
04. Iklan Aceh 29. Iklan Online Indonesia
05. Iklan Bali 30. Iklan Papua
06. Iklan Bangka Belitung 31. Iklan Papua Barat
07. Iklan Banten 32. Iklan Riau
08. Iklan Bengkulu 33. Iklan Semesta
09. Iklan Dunia 34. Iklan Sulawesi Barat
10. Iklan Gorontalo 35. Iklan Sulawesi Selatan
11. Iklan Internet 36. Iklan Sulawesi Tengah
12. Iklan Jakarta 37. Iklan Sulawesi Tenggara
13. Iklan Jambi 38. Iklan Sulawesi Utara
14. Iklan Jawa Barat 39. Iklan Sumatra Barat
15. Iklan Jawa Tengah 40. Iklan Sumatra Selatan
16. Iklan Jawa Timur 41. Iklan Sumatra Utara
17. Iklan Kalimantan Barat 42. Iklan Terbaru
18. Iklan Kalimantan Selatan 43. Iklan Yogyakarta
19. Iklan Kalimantan Tengah 44. Jaringan Backlink
20. Iklan Kalimantan Timur 45. Jasa Backlink
21. Iklan Kalimantan Utara 46. Jasa Backlink Murah
22. Iklan Kepulauan Riau 47. Jasa Backlink Terbaik
23. Iklan Lampung 48. Jasa Backlink Termurah
24. Iklan Link 49. Media Backlink
25. Iklan Maluku 50. Raja Backlink

Kami jaringan backlink sebagai media backlink bisa juga menerima content placement yakni jasa backlink termurah kami di dalam artikel. Pesan segera jasa backlink termurah ini. Karena kami adalah raja backlink yang sebenarnya!

Peluang Agen Iklan Online
Tampilkan postingan dengan label Religius. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Religius. Tampilkan semua postingan

Mengapa silsilah Yesus/ Isa dalam Al-Kitab dan Al-Qur'an berbeda?

Info informasi Mengapa silsilah Yesus/ Isa dalam Al-Kitab dan Al-Qur'an berbeda? atau artikel tentang Mengapa silsilah Yesus/ Isa dalam Al-Kitab dan Al-Qur'an berbeda? ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Mengapa silsilah Yesus/ Isa dalam Al-Kitab dan Al-Qur'an berbeda?
Bitter Coffee Park akan mencoba menjawab pertanyaan ini dalam bentuk Logika Bitter Coffee Park; dan hanya sebatas Obrolan Warung Kopi yang jauh dari kata benar.

Tapi sebelumnya, Bitter Coffee Park hanya Seorang Muslim yang masih banyak Salahnya.

Yang pertama:
Sebelum kita membahas lebih jauh sebaiknya jika kita membicarakan Kitab Suci, maka kita akan membicarakan keyakinan kita. 

Membicarakan keyakinan sama dengan kita membicarakan jenis kelamin kita sendiri.
Bingung yaaa�..????
Okay.. Gini maksudnya.. 
Pada dasarnya keyakinan itu ditunjukan pada dirikita sendiri, bukan di tunjukan pada orang lain. Bahkan, dalam satu Agama pun setiap umat mempunyai nilai keyakinan sendiri.

Yang Kedua:
Jangankan kita mengatakan silsilah, jika kita ungkap sebuah nama saja bisa jadi antara Yesus dan Isa adalah beda dan bisa jadi adalah sama.

Lalu, mana yang lebih benar dari Al-Kitab dan Al-Qur'an yang benar perihal pertanyaan diatas?

Cukup rumit dan sukar diterangkannya, sebelum pertanyaan ini ditujukan ke pada salah satu kelompok.
Karena tidak dapat di pingkiri jikalau pertanyaan ini ambigu?
"Karena di tujukan kekelompom siapa."

Jika pertanyaan ini di tujukan ke kelopok yang Meyakini Al-Kitab, jelas akan menentang apa yang terkandung di dalam Al-Quran dan begitu juga sebaliknya.

Kesimpulanya:
Kebenaran itu akan terungkap dikalau bukti-bukti nyata itu telah datang pada dirinya.
PANDANGAN ISLAM TENTANG ISA Al-MASIH
Pandangan Islam tentang Yesus berbeda dengan ajaran Kristen. 

Perbedaan utama terletak pada persoalan ketuhanan Yesus, yang dalam manuskrip Al-Qur'an dan bahasa Arab disebut Isa Al-Masih. 

Pemeluk Islam mempercayai Isa Al-Masih adalah seorang nabi dan juga seorang rasul yang diutus khusus untuk bangsa Israel. 
(makna rasul di dalam Islam berbeda dengan maknanya di dalam Kristen, lihat artikel tentang nabi). 

Dalam ajaran Islam, ia termasuk salah satu nabi yang termasuk rasul Ulul Azmi, yaitu rasul yang sabar dan tabah dalam mendakwahkan ajaran Allah. 

Nama Yesus sendiri (tanpa kata ganti orang) disebutkan sebanyak dua puluh delapan kali di dalam al-Qur'an.

PERBANDINGAN KETURUNAN DARI KEDUA KITAB SUCI TERSEBUT
Kisah kelahiran Yesus Kristus dicatat di dalam Alkitab Kristen terutama dalam dua Injil kanonik, Matius dan Lukas. 

Didalam Injil tersebut menulis bahwa Yesus lahir di Betlehem, di Yudea, oleh seorang perawan, yaitu Maria. 

Tetapi dalam hal silsilah keturunan Yesus tetdapat perbedaan yang besar dan sangat mendasar 

Silsilah Nabi Isa Al-Masih a.s. Menurut Al-Kitab
Kedua Injil juga memberikan silsilah Yesus Kristus tetapi sangat berbeda penjelasannya Injil Matius, yang target pembacanya adalah bangsa Yahudi, menitikberatkan pribadi Yesus sebagai Raja, Mesias keturunan raja Israel yang ditunggu-tunggu oleh kaum Yahudi, oleh sebab itu silsilahnya dimulai dari Abraham, bapa orang Yahudi. 

Adapun tulisan-tulisannya penuh dengan simbol-simbol dan pemenuhan nubuatan-nubuatan nabi zaman dulu yang mengatakan bahwa Mesias akan terbit dari keturunan Daud. 

Ditulis dalam silsilah Yesus ada 14 keturunan dari Abraham hingga raja Daud, 14 keturunan dari Daud hingga masa pembuangan ke Babel, 14 keturunan dari masa pembuangan hingga Yesus.

Injil Lukas, yang target pembacanya adalah bangsa bukan Yahudi, menitikberatkan pribadi Yesus sebagai Anak Manusia dan Anak Allah, Allah semua bangsa, bukan hanya bagi orang Yahudi. 

Oleh sebab itu silsilahnya dimulai dari Adam, bapa semua umat manusia, bahkan hingga kepada Allah, bapa Adam, pencipta seluruh manusia. 

Sebagai salah satu pengikut Paulus, Lukas juga mungkin pada saat menulis ini memikirkan Yesus sebagai Adam baru/ Adam kedua (bnd. Roma 5:12). 

Lukas menempuh jalur berbeda dalam silsilah yang disusunnya. 

Menurut Lukas, Isa Al-Masih bukan keturunan Solomon bin Daud seperti kata Matius, tetapi keturunan Nathan bin Daud, abang Nabi Sulaiman yang tercantum dalam Dibre Hayyamim 3:5

Nama-nama dari Daud ke bawah yang disusun Lukas hampir semuanya berlainan dengan yang disusun Matius. Jumlah generasi pun tidak sama. 

Dari Daud sampai Isa Al-Masih, Lukas mencantumkan 42 generasi, sedangkan Matius cuma 27 generasi. 

Tetapi kedua penulis Injil ini bertujuan sama: 
Intinya Jesus Kristus adalah keturunan Daud! 
Injil Matius 1:1-17 menelusuri silsilah secara menurun dari Nabi Ibrahim a.s. sampai Nabi Isa Al-Masih a.s., 
Injil Lukas 3:23-38 menelusuri silsilah secara mendaki dari Nabi Isa Al-Masih a.s. sampai Nabi Adam a.s. 

Baik Matius maupun Lukas berusaha menjelaskan bahwa Nabi Isa Al-Masih a.s. adalah keturunan Nabi Daud a.s. Matius menguraikan silsilah Nabi Daud ke bawah dengan menempuh jalur Solomon bin Daud (Nabi Sulaiman a.s.). 

Silsilah yang dimulai dari Nabi Ibrahim itu dikelompokkan Matius menjadi tiga bagian, masing-masing mencakup 14 generasi. 

Angka 14 yang ditetapkan Matius ini sudah pasti diambil dari nama �Daud� (dalam huruf Ibrani menggunakan tiga konsonan D-W-D atau daleth-waw-daleth), yang dalam numerologi Ibrani (dan juga Arab) bernilai: 
daleth(4) + waw(6) + daleth(4) = 14. 
Apa boleh buat, banyak nama keturunan Nabi Sulaiman dalam kitab umat Yahudi (Perjanjian Lama, kata umat Nasrani), yaitu Dibre Hayyamim (Chronicles; Tawarikh) 3:10-20, yang terpaksa dibuang oleh Matius agar tidak melebihi angka 14.

Ternyata silsilah yang disusun oleh Matius dan Lukas tidak bersambung kepada Nabi Isa Al-Masih a.s.! 

Mereka berdua menguraikan silsilah yang menurunkan Yusuf suami Maryam, bukan silsilah Maryam sendiri. 

Padahal Nabi Isa Al-Masih a.s. adalah Putra Suci Siti Maryam r.a. yang perawan (lahir dengan kekuasaan Allah!), dan sama sekali tidak ada hubungan darah dengan Yusuf. 

Meskipun Yusuf suami Maryam, Yusuf sama sekali tidak melakukan hubungan badaniah dengan istrinya sampai utusan Allah yang mulia itu lahir!

Matius sendiri mengakui hal ini (1:25): 
Et non cognoscebat eam donec peperit filium suum primogenitum 
(Dan tidaklah dia �menyatu� dengannya sampai melahirkan putra laki-lakinya yang sulung itu).

Silsilah Nabi Isa Al-Masih a.s.Menurut Al-Qur'an
Menurut Al-Qur�an Surat Ali Imran ayat 33-35, Nabi Isa Al-Masih dan ibu beliau Siti Maryam adalah keturunan Imran, ayahanda Nabi Musa dan Nabi Harun, yang jelas merupakan keluarga Lewi, bukan keluarga Yehuda. Hal ini tercantum dalam We�elleh Shemoth (Exodus; Keluaran) 2:1. Juga dalam Surat Maryam ayat 28, Maryam dikatakan perempuan keluarga Harun (ukhta Harun).

Jelaslah bahwa Nabi Isa Al-Masih bukanlah keturunan Nabi Daud, meskipun Matius dan Lukas berusaha menjelaskan hal itu dengan silsilah yang berbeda-beda. 

Dengan kata lain, Isa Al-Masih bukanlah Bani Israil suku Yehuda (Judah). 

Beliau adalah Bani Israil suku Lewi, sesuai dengan garis keturunan Siti Maryam r.a. yang serumpun dengan Nabi Musa dan Nabi Harun. Imam-imam Bani Israil umumnya memang dari suku Lewi.

Sebetulnya Lukas pun diam-diam mengakui bahwa Siti Maryam dan putranya Isa Al-Masih adalah suku Lewi. 

Dalam Lukas 1:5 tertulis bahwa Elisabeth istri Nabi Zakaria (ibunda Nabi Yahya) adalah keturunan Nabi Harun (filiabus Aaron), sedangkan dalam Lukas 1:36 dijelaskan bahwa Elisabeth dan Maryam adalah sekeluarga (cognatus). 

Juga estimasi Lukas (3:23) bahwa usia Jesus �kira-kira 30 tahun� (quasi annorum triginta) ketika memulai tugas kerasulan merupakan indikasi bahwa Nabi Isa Al-Masih memang suku Lewi, sebab menurut Bemidbar (Numbers; Bilangan) 4:47 para imam dari suku Lewi baru wajib melakukan tugas imamatnya setelah berusia 30 tahun.

Berdasarkan kajian tersebut Nabi Isa Al-Masih a.s. atau Yesus bukanlah keturunan Nabi Daud a.s. (suku Yehuda). 

Putra suci Siti Maryam r.a. itu jelas merupakan suku Lewi.
?????
Jawaban atas pertanyaan ini tidak akan memberikan kepuasan intelektual bagi kedua kelompok yang berkepentingan. Penganut Al-Kitab pasti punya setumpuk bukti untuk menyatakan bahwa silsilah Yesus/ Isa versi Alkitab-lah yang paling akurat.

Demikian juga sebaliknya, penganut Al-Qur'an pasti juga punya koleksi dalil yang menjadi dasar mereka percaya bahwa silsilah Isa versi Al-Qur'an lah yang paling shahih.

Oleh sebab itu jawaban paling pas untuk pertanyaan ini adalah the law of noncontradiction dari Aristoteles

Jika benar silsilah Yesus/ Isa dalam Al-Kitab berbeda dengan silsilah Isa dalam Al-Qur'an, maka kemungkinannya hanya tiga:
  1. Hanya salah satu dari Al-Kitab atau Al-Qur'an yang benar;
  2. Tidak mungkin kedua-duanya (Al-Kitab dan Al-Qur'an) benar; dan
  3. Boleh jadi, Al-Kitab dan Al-Qur'an, kedua-keduanya salah.
?????


Demikian artikel tentang Mengapa silsilah Yesus/ Isa dalam Al-Kitab dan Al-Qur'an berbeda? ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Mengapa silsilah Yesus/ Isa dalam Al-Kitab dan Al-Qur'an berbeda? ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Apakah Beriman Kepada Tuhan Berarti Tidak Logis?

Info informasi Apakah Beriman Kepada Tuhan Berarti Tidak Logis? atau artikel tentang Apakah Beriman Kepada Tuhan Berarti Tidak Logis? ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Apakah Beriman Kepada Tuhan Berarti Tidak Logis?
Coba kita ulangi judul kali ini:
Apakah Beriman Kepada Tuhan Berarti Tidak Logis?
Mungkin lebih tepat lagi seharusnya berjudul:
Apakah Beriman Kepada Tuhan Berarti Logis?

Pertanyaan-pertanyaan ini biasanya selalu di gunakan oleh kaum Ateis yang dimana mereka tidak dipercaya dengan adanya Tuhan. 

Karena pada dasarnya mereka cenderung menggunakan Kelogikaan mereka dalam menyikapi Hidup.

Okay...
Mari kita simak kalimat di bawah ini
Aku suka warna hijau, dan Aku tidak suka warna merah.

Kalau tidak logis. 
Hijau atau Merah hanya sebuah konsep hasil interpretasi otak terhadap radiasi elektromagnetik di panjang gelombang 495�570. 

Setiap orang menginterpretasinya berbeda-beda. 

Bahkan bagi banyak spesies lain, 'hijau' itu tidak ada. 

Menyukai sebuah konsep abstrak sama sekali tidak logis.

Tapi warna hijau memberiku ketenangan jiwa dan merah memberiku rasa amarah. 

Apakah tidak logis bila aku menyukai sesuatu yang membuatku bahagia?

Okay.....
Ateis memiliki prinsip bahwa membuktikan dulu baru percaya. 

Karena Tuhan belum dibuktikan keberadaannya bagi mereka, jadi secara kelogikaan mereka, mereka tidak percaya tentang adanya Tuhan.

Apabila seandainya jika seandainya Sahabat Bitter memiliki keyakina yang berbeda dengan Bitter Coffee Park dan kalau tiba-tiba Bitter Coffee Park berkata bahwa:
Ada planet asgard dimana ada Thor, Loki, dkk. 
Apakah Sahabat Bitter langsung percaya?
Kalau tiba-tiba Bitter Coffee park berkata bahwa ada pokemon di planet jauh disana.
Apakah Sahabat Bitter langsung percaya?

Kebanyakan orang-orang ateis terjangkit sunk cost fallacy, karena mereka sudah terlanjur percaya dan menghabiskan banyak waktu melakukan kegiatan religius dengan cara mereka. 

Bagi Bitter Coffee Park menyangkal keberadaan Tuhan berarti mereka mengakui kebodohan mereka sendiri secara tidak langsung karena telah membuang-buang waktu untuk kegiatan religius seperti berdoa (mengharap sesuatu didalam hati, bisa dibilang sebagai doa), dsb. 

Jadi....
Orang-orang ateis adalah orang yang belum lagi peer pressure dari keluarga yang akan mengasingkan mereka. 

Cost dari meninggalkan anugerah Tuhan yang begitu besar, berarti bagi Bitter Coffee Park mereka memilih untuk percaya walaupun sempat meragukan.

Catatan Kaki:


Demikian artikel tentang Apakah Beriman Kepada Tuhan Berarti Tidak Logis? ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Apakah Beriman Kepada Tuhan Berarti Tidak Logis? ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Ayat-ayat Al-Quran dan Hadist apa saja yang sering diabaikan oleh kaum muslim?

Info informasi Ayat-ayat Al-Quran dan Hadist apa saja yang sering diabaikan oleh kaum muslim? atau artikel tentang Ayat-ayat Al-Quran dan Hadist apa saja yang sering diabaikan oleh kaum muslim? ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Ayat-ayat Al-Quran dan Hadist apa saja yang sering diabaikan oleh kaum muslim?
Ayat-ayat Al-Quran yang sering diabaikan oleh kaum muslim.!!!!

Bitter Coffee Park rasa banyak sekali orang meninggalkan ayat-ayat Al-Quran. Berikut ini Bitter Coffee Park coba menjabarkan satu persatu tentang ayat-ayat Al-Quran yang dilupakan pada umumnya di sekitar Bitter Coffee Park.

RENUNGAN PRIBADI BITTER COFFEE PARK
Pertama-tama sejenak Bitter Coffee Park akan berpikir dan merenung, dan akhirnya Bitter Coffee Park sadar, ayat ini yang sepertinya sering terlupa.
Kullu man �alaiha faan 
(QS Ar Rahman : 26)

Artinya: 
Semua yang ada (di bumi) itu akan binasa.

Beberapa ayat sebelum ayat itu adalah semuanya kebahagiaan dan dunia yang menakjubkan.

Namun seolah di �hantam� dengan kalimat: 
Sesungguhnya itu semua akan binasa.
Mungkin orang biasa menangis dan tersedu saat mendengar Ayat Ar Rahman yang: 
Nikmat mana lagi yang engkau dustakan?

Tapi Bitter Coffee Park bisa mengubah kehidupan Bitter Coffee Park dengan mendengar ayat ini,

Hanya beberapa kata, tapi bisa merubah cara pandang Bitter Coffee Park terhadap Dunia ini.

Kadang Bitter Coffee Park merenung, kalau mau berjibaku dengan kecurangan, kemudian ingat ayat itu (Semua akan binasa!) akhirnya Bitter Coffee Park tidak jadi.

Kadang kalau mau nunda sholat untuk urusan dunia lain, ayat ini muncul lagi.

Tapi Bitter Coffee Park rasa (ingat... ini opini ya), ayat ini hilang dari wawasan Sahabat Bitter yang muslim dan muslimah yang lain.

KALAU SOAL AYAT-AYAT AL QURAN YANG SERING DILUPAKAN PADA UMUMNYA APA YA????
Bitter Coffee Park akan ambil yang umum saja dan sering Bitter Coffee Park jumpai di sekitar Bitter Coffee Park.

Berikut Ulasannya:
MELUPAKAN ILMU AL-QURAN SEBAGAI KEBUTUHAN HIDUP DI DUNIA
Ayat Al Qur'an yang sering diabaikan kaum muslim:
Dan Rasul berkata: 
Wahai Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Alquran ini sebagai sesuatu yang diabaikan.
(QS Al-Furqan 30).

Artinya Rasul sendiri sudah mensinyalir bahwa Al Quran akan diabaikan oleh umatnya. 

Maka mengabaikan ayat ini membuktikan sekaligus bahwa masih banyak umat muslim yang belum mampu membaca Al Quran, belum biasa membacanya dengan rutin dan belum menjadikan Al Qur'an sebagai way of life.

MENGEJAR AKHIRAT TAPIL LUPA URUSAN DUNIA

????????? ??????? ????????? ??????? ???????? ????????????? ? ????? ????? ????????? ???? ?????????? ? ????????? ?????? ???????? ??????? ????????
Artinya: 
Carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu untuk negeri akhirat, tapi janganlah kamu melupakan bahagianmu di dunia, dan berbuat baiklah pada orang lain sebagaimana Allah telah berbuat baik padamu.
(QS. Al Qashas ayat 77)

Bitter Coffee Park sering mendengar Nasehat dari almarhum nenek Bitter Coffee Park:
Nak, bekerjalah dengan giat tapi jangan lupa salat, ibadah, dll.
Nasihat ini meski tidak salah, tapi agaknya terbalik jika mengacu ayat di atas. 
Semestinya:
Nak, beribadahlah yang giat, tapi jangan lupa bekerja/ berbisnis.
Jadi urusan duniawi itu sekadar jangan dilupakan, bukan fokus pikiran. 

Hanya saja seorang Muslim, jika orientasi hidupnya sudah ibadah, maka aktivitas duniawi seperti bekerja dan berbisnis pun tetap bisa bernilai ibadah.

TIDAK KOMITMEN DENGAN JANJI

????????????? ????????? ??????????? ????????? ????????????
Artinya: 
Wahai orang-orang yang beriman, tepatilah janji-janji.
(QS. Al Maidah ayat 1)

Datangnya perintah menepati janji di awal surat menunjukkan pentingnya urusan janji bagi seorang yang beriman. 

Jadi, kalau janji ketemuan pukul 9 jangan datang pukul 10. 

Kalau sekali-kali karena ada halangan masih wajar, tapi kalau sudah jadi kebiasan dan budaya?

MELUPAKAN SIKAP TOLERANSI BERAGAMA

???? ????????? ????????? ????????? ???? ????? ??????? ??????????? ??????? ??????? ???????? ?????? ???????? ????????? ??????? ??????? ?????????? ????? ????? ????????? ???????????? ??????????????? ????? ??????? ??????????? (???)
Artinya: 
Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan Setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.
(QS AL An'am:108)

Ayat di atas jelas melarang muslim untuk mencaci maki agama lain.

Kita memang diperintahkan untuk berdakwah namun kita hanya berkewajiban untuk menyampaikan.

Jika mereka tidak mau ya biarkan saja bukannya malah dibom, sebagaimana ayat:

?????? ????? ??????? ?????? ???? ??? ??????? ????????? ???????? ?????????? ???????? ???????? ?????? ????????? ???????????
Artinya: 
Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya. 
(QS. Yunus (10) : 99).

MELAKUKAN POLIGAMI DENGAN KEBATILAN
Lanjutan dari ayat tentang bolehnya poligami yaitu disyaratkan mampu berbuat adil:

?????? ???????? ?????? ?????????? ??? ???????????? ??????????? ??? ????? ?????? ???? ?????????? ???????? ????????? ????????? ? ?????? ???????? ?????? ?????????? ??????????? ???? ??? ???????? ????????????? ? ??????? ???????? ?????? ?????????
Artinya: 
Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

Yang Bitter Coffee Park tekankan disini bukanlah masalah kebolehan poligami tapi masalah apakah dapat berlalku adil, keadilan pertama yang dimaksud adalah keadilan terhadap hak-hak anak yatim di bawah perwaliannya sedangkan keadilan kedua mengenai istri-istrinya sebagaimana tafsir dari kemenag?

Diriwayatkan dari aisyah bahwa ayat ini turun berkaitan dengan anak yatim yang berada dalam pemeliharaan seorang wali, di mana hartanya bergabung dengan harta wali dan sang wali tertarik dengan kecantikan dan harta anak yatim itu, maka ia ingin mengawininya tanpa memberinya mahar yang sesuai, lalu turunlah ayat ini.

Dan jika kamu khawatir tidak akan mampu berlaku adil terhadap hak-hak perempuan yatim yang berada di bawah kekuasaanmu, lantaran muncul keinginan kamu untuk tidak memberinya mahar yang sesuai bilamana kamu ingin menikahinya, maka urungkan niatmu untuk menikahinya, kemudian nikahilah perempuan merdeka lain yang kamu senangi dengan ketentuan batasan dua, tiga, atau empat orang perempuan saja. Tetapi jika kamu khawatir tidak akan mampu berlaku adil apabila menikahi lebih dari satu perempuan dalam hal memberikan nafkah, tempat tinggal, atau kebutuhan-kebutuhan lainnya, maka nikahilah seorang perempuan saja yang kamu sukai atau hamba sahaya perempuan yang kamu miliki dari para tawanan perang. Yang demikian itu lebih dekat pada keadilan agar kamu tidak berbuat zalim terhadap keluarga.

Karena dengan berpoligami banyak beban keluarga yang harus ditanggung, sehingga kondisi seperti itu dapat mendorong seseorang berbuat curang, bohong, bahkan zalim dan apabila telah mantap dalam menetapkan pilihan dan siap untuk menikah dengan wanita pujaan kamu, maka berikanlah maskawin yakni mahar kepada perempuan yang kamu nikahi sebagai pemberian yang penuh kerelaan, karena mahar merupakan hak istri dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh suami terhadapnya.

Suami tidak boleh berbuat semenamena terhadapnya atas dasar pemberian tersebut. Kemudian, jika mereka, para istri menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati sebagai hadiah untuk kalian, maka terimalah hadiah itu dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati. Dengan demikian, pemberian itu halal dan baik untuk kalian.

Bahkan karena masalah apakah seorang lelaki bisa berlaku adil atau tidak, negara-negara muslim seperti Tunisia dan Turki melarang poligami karena menilai pria zaman sekarang mustahil mampu berlaku adil.

Kalau niat untuk poligami bukan karena hal yang mulia seperti memuliakan perempuan yang ditinggal mati suaminya atau anak yatim yang dibawah perwaliannya namun hanya karena nafsu belaka sebaiknya tidak usahlah poligami, Bitter Coffee Paek yakin kebanyakan pria zaman saat ini melakukan poligami hanya karena nafsu saja

MUDAH TERMAKAN HOAX DAN FITNAH
Merebaknya berbagai hoax salah satunya diakibatkan banyak umat Muslim yang tidak mengindahkan ayat ini.

??????????? ????????? ????????? ??? ????????? ???????? ???????? ????????????? ??? ????????? ??????? ??????????? ???????????? ????? ????????????? ??????????
Artinya: 
Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.
(Al Hujurat : 6)

Hendaknya kita mencari dulu kebenaran berita yang kita dapat jika itu bukan berasal dari Allah SWT dan Rasulullah Saw, agar terhindar dari berita palsu.

Jika menerima sebuah berita, cek apakah benar. Jika iya, cek men-share-nya bermanfaat atau tidak. Jika iya, cek apakah menimbulkan dampak negatif. Jika tidak, silakan share.

ETIKA MENGRITIK PEMERINTAH
Dari Iyadh bin Ghunaim, Rasulullah bersabda:
Barangsiapa yang ingin menasihati penguasa, maka janganlah melakukannya dengan terang-terangan di hadapan publik. Akan tetapi dengan cara mengambil tangan penguasa tersebut dan menyendiri. Jika ia menerimanya maka inilah yang diharapkan, jika tidak menerimanya maka ia telah melakukan kewajibannya.
(HR. Ahmad, Ibnu Abi Ashim, Al Hakim, dan Baihaqi. Disahihkan oleh Al Albani dalam Adz Dzilal)

Kebiasaan mengritik pemerintah secara publik ini menyebabkan kewibawaan pemimpin jatuh. 

Jika wibawa pemimpin sudah jatuh di mata rakyatnya, akan bergejolak mosi tidak percaya. 

Kita bisa saksikan:
Setiap kebijakan, selalu saja ada yang mencurigainya, entah dikatakan pencitraan, atau apapun.

KALAU SOAL HADIST-HADIST YANG SERING DILUPAKAN PADA UMUMNYA APA YA????
Bitter Coffee Park akan ambil yang umum saja dan sering Bitter Coffee Park jumpai di sekitar Bitter Coffee Park.

Berikut Ulasannya:
MENGABAIKAN SUARA ADZAN
Rasulullah ? bersabda:
Barangsiapa yang mendengar azan lalu tidak mendatanginya, maka tidak ada (pahala) salat baginya, kecuali bila ada uzur.
(HR. Abu Daud dan Ibnu Majah. Hadits ini dinilai shahih oleh Al Albani dalamMisykat al-Mashabih no. 1077 dan Irwaul Ghalil no. 551)

Meski lebih banyak ulama berpendapat hukumnya sunnah muakkad, tapi melihat hadits-hadits seperti ini atau yang senada, tentunya tidak layak seorang cowok Muslim menyepelekan salat berjamaah.

Sebenarnya banyak ayat dan hadits lainnya yang sering diabaikan yang kalau mau ditulis semua mungkin bisa jadi satu buku kompilasi. Tapi yang terpikir baru ayat dan hadits di atas, sekadar melengkapi jawaban lain.

MERENDAHKAN HARGA DIRI ISTRI DAN MENGAMGAPNYA SEPERTI BINATANG PELAMPIASAN AMARAH DAN NAFSU SAJA
Rasulullah ? bersabda:
Orang beriman yang paling sempurna imannya di antara kalian adalah yang paling baik akhlaknya. Orang yang paling baik (akhlaknya) di antara kalian adalah yang paling baik kepada istrinya.
(HR. Tirmidzi, hasan sahih)

Tidak sedikit orang yang bisa berakhlak baik dengan temannya, dengan tetangganya, dengan rekanan bisnisnya, dengan kliennya, tapi dengan istri dan anak jutek-nya minta ampun. 

Hadits ini menjadikan tolak ukur akhlak asli seseorang adalah tentang bagaimana pergaulannya dengan istrinya di rumah, bukan dengan orang lain di luar rumah. 

Ini karena kalau di luar rumah, semua orang bisa saja menampakkan diri sebagai orang yang baik.
?????
Sebenarnya banyak lagi Al Quran dan Hadist yang sering diabaikan oleh umat Muslim seperti perintah menutup aurat, menjaga kebersihan, bahaya hoax (fitnah) dan lain-lain tapi Bitter Coffee Park rasa untuk saat ini itulah yang paling mendesak bagi umat muslim di Indonesia.
?????


Demikian artikel tentang Ayat-ayat Al-Quran dan Hadist apa saja yang sering diabaikan oleh kaum muslim? ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Ayat-ayat Al-Quran dan Hadist apa saja yang sering diabaikan oleh kaum muslim? ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Jika Sahabat Bitter Mati Dan Pergi Ke Neraka Karena Ateisme Sahabat Bitter, Apakah Sahabat Bitter Akan Menyesalinya?

Info informasi Jika Sahabat Bitter Mati Dan Pergi Ke Neraka Karena Ateisme Sahabat Bitter, Apakah Sahabat Bitter Akan Menyesalinya? atau artikel tentang Jika Sahabat Bitter Mati Dan Pergi Ke Neraka Karena Ateisme Sahabat Bitter, Apakah Sahabat Bitter Akan Menyesalinya? ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Jika Sahabat Bitter Mati Dan Pergi Ke Neraka Karena Ateisme Sahabat Bitter, Apakah Sahabat Bitter Akan Menyesalinya?
Bitter Coffee Park teringat dengan percakapan salah satu ulama yang bernama Mufti Menk.

Berikut Cerita Mufti Menk
Suatu hari ketika Mufti Menk sedang duduk di dalam pesawat udara, dan Mufti Menk sangat sering berpergian dengan pesawat, ada seorang Atheis yang duduk di samping Mufti Menk, Mufti Menk dan Atheis berbicara tentang keyakinan, lalu Atheis itu berkata:
Kalian Muslim adalah orang-orang jahat!!!

Mufti Menk katakan : 
Tidak...!
Orang-orang yang tidak baik itu ada di setiap agama, bukan cuma Islam, lalu apa maksud mu bertanya seperti itu ?

Lalu orang atheis pun menjawab:
Setiap Muslim itu jahat, anda mengimani Al Qur�an kan????

Mufti Menk pun menjawab:
Ya tentu kami mengimani nya...

Lalu atheis tersebut berkata:
Al Qur�an itu mengajarkan kejahatan karena semua orang non-Muslim katanya masuk neraka, itu ajaran yang sangat jahat, otak kalian dipenuhi dengan kebencian !

Lalu Mufti Menk pun menjawab 
Kawan, kamu tidak percaya dengan adanya neraka, lalu kenapa kamu marah-marah kepada hal yang tidak kamu yakini?

Bitter Coffee Park rasa pertanyaan-pertanyaan seputar surga, neraka kepada atheis tidak ada guna nya karena hanya membuang-buang waktu.

Kita harus bisa membedakan mana yang orang yang belum mau percaya dengan orang yang tidak mau percaya.

Contohnya jika kita menceritakan hal-hal yang tidak bisa di lihat seperti Jin, hantu atau apapun sebutan nya kepada orang yang belum mau percaya maka mereka tidak akan mempercayainya sebelum mereka melihat sendiri Jin atau hantu tersebut.

Beda halnya dengan seseorang yang tidak mau percaya dan jika dia pun menyaksikan sendiri dengan kedua matanya maka dia tetap tidak mempercayai nya dengan beribu argumen yang di milikinya.

Apalagi urusan seperti akhirat yang memang pribadi masing-masing yang akan menyaksikannya karena seorang yang telah mati tidak bisa memberitahu kan ada apa setelah kematian itu.

Intinya semua orang di dunia pasti matidan mereka akan menyaksikan sendiri seperti apa akhirat itu.

Akhirat Dan Agama Berdasarkan Kelogikaan Yang Berkembang Saat Ini.
Konsep akhirat itu masih banyak perdebadkannya. Bitter Coffee Park sendiri masih bingung soal itu.

Dalah satu penjelasan yang mudah soal akhirat dan atheisme itu adalah Pascal�s Wager

Baca Juga:
Pascal�s wager itu sederhana, seperti ini penjelasannya:
  1. Kalau tuhan itu ada, maka Theis (orang beragama) akan mendapatkan keuntungan, seperti masuk surga. Pada lain pihak, Atheis akan merugi, seperti, masuk neraka.
  2. Kalau tuhan itu tidak ada, maka theis akan merugi sedikit, seperti rugi waktu yang dipakai untuk ibadah, rugi tidak melakukan kegiatan yang dilarang. Nah, Atheis yang merasa untung karena melakukan semua yang theis tidak lakukan. Tapi, kan semuanya sudah mati, jadi untung rugi masalah dunia tidak terlalu bermasalah.
  3. Kalau dilihat dari perbandingan ini, pilihan untuk percaya kalau Tuhan itu ada memberikan keuntungan yang jauh lebih besar daripada sebaliknya kan?
  4. Kalau percaya tuhan itu ada dan kita taat, kita bisa masuk surga dan dapat kebahagiaan selamanya. kalau ternyata memang tidak ada, kita cuma rugi pengalaman duniawi saja.
Tapi masalah besarnya adalah....
Tuhan mana yang benar-benar ada?
Menurut wikipedia, di dunia ini ada 4200 sistem kepercayaan, yang percaya berbagai macam Tuhan. 

Sampai saat ini kita hanya yakin kalau agama yang kita pegang itu yang benar. 

Tapi belum ada fakta apa pun yang mendukung bahwa agama yang kita peganglah yang benar. 

Hal ini juga mencakup Islam dan Kristen (Penganut terbanyak di Indonesia dan di dunia).

Sekarang bayangkan kita sudah taat ke ajaran agama kita masing-masing. Kemudian kita meninggal.

Kemudian kita menantikan apakah akhirat itu ada atau tidak. 

Kemudian, kita terbangun di suatu tempat. 

Kita sudah tenang dan senang dengan fakta bahwa akhirat itu ada. 

Kemudian, pintu akhirat pun terbuka.
Kreeeet�.. bang!�.
Kemudian Odin menampakan wajahnya.

Pada akhirnya kita pun masuk ke neraka, karena kita percaya pada Tuhan yang salah.

Akhirat itu urusan di akhirat. 

Daripada merisaukan urusan akhirat, lebih baik melakukan yang terbaik di dunia ini, baik theis atau atheis.

Kita semua ini hampir 100% atheis, bedanya kalau atheis 100% tidak percaya tuhan. 

Sedangjan kalau theis masih percaya 1/4200 tuhan (99.97% atheis).

Kesimpulannya Diakhir Nantinya
Penyesalan setelah mati tidak ada gunanya.

Penyesalan setelah masuk neraka tidak bisa me rubah nya. memang anda akan menyesal,(gimana tidak menyesal kalo di siksa)

Semua orang akan menyesal setelah masuk neraka.
Terus apa gunanya? 
Kalo neraka dan surga for eternity?
?????


Demikian artikel tentang Jika Sahabat Bitter Mati Dan Pergi Ke Neraka Karena Ateisme Sahabat Bitter, Apakah Sahabat Bitter Akan Menyesalinya? ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Jika Sahabat Bitter Mati Dan Pergi Ke Neraka Karena Ateisme Sahabat Bitter, Apakah Sahabat Bitter Akan Menyesalinya? ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Jika Sahabat Bitter (Muslim/mah) Meragukan Satu Ayat Al-Qur'an Bisa Dibilang Murtad?

Info informasi Jika Sahabat Bitter (Muslim/mah) Meragukan Satu Ayat Al-Qur'an Bisa Dibilang Murtad? atau artikel tentang Jika Sahabat Bitter (Muslim/mah) Meragukan Satu Ayat Al-Qur'an Bisa Dibilang Murtad? ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang:
Jika Sahabat Bitter (Muslim/mah) Meragukan Satu Ayat Al-Qur'an Bisa Dibilang Murtad?
Bagaimana Bila Meragukan Satu Ayat Al-Qur'an?
Murtad bagi Bitter Caffee Park merupakan sebuah kata yang paling menakutkan dan mengerikan dalam perspektif hukum syariah

Secara definisinya:
Murtad adalah sikap mengganti atau meninggalkan suatu agama yang dilakukan oleh seseorang, sehingga ia menjadi ingkar terhadap agama yang diyakini sebelumnya.

Dari segi istilah murtad berarti meninggalkan atau keluar dari agama Islam dan memeluk agama lain. Murtad bisa melalui perkataan atau melalui perbuatan atau itikad, kepercayaan dan keyakinan hati.

Menakutkan, karena begitu banyak ayat Al-Qur'an yang menerangkan ancaman terhadap orang yang murtad, misalnya:

QS Al Baqarah (217):
Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. 
QS Ali Imran (90):
Sesungguhnya orang-orang kafir sesudah beriman, kemudian bertambah kekafirannya, sekali-kali tidak akan diterima taubatnya, dan mereka itulah orang-orang yang sesat. 
QS Ali Imran (106):
Pada hari yang di waktu itu ada muka yang menjadi putih berseri, dan ada pula muka yang menjadi hitam muram. Adapun orang yang menjadi hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): Mengapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah adzab disebabkan kekafiranmu itu. 
QS Ali Imran (177):
Sesungguhnya orang-orang yang menukar iman dengan kekafiran, sekali-kali mereka tidak dapat memberi madharat kepada Allah sedikitpun, dan bagi mereka adzab yang pedih. 
QS Al Nisa (137):
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, kemudian kafir, kemudian beriman (lagi), kemudian kafir (lagi), kemudian bertambah kekafirannya, maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka, dan tidak (pula) menunjukkan mereka kepada jalan yang lurus. 
QS al Nahl (106):
Barangsiapa yang kafir kepada Allah setelah ia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah) kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya adzab yang besar. 
QS Muhammad (32):
Sesungguhnya orang-orang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah serta memusuhi Rasul setelah petunjuk itu jelas bagi mereka, mereka tidak dapat memberi madharat kepada Allah sedikitpun. Dan Allah akan menghapus (pahala) amal-amal mereka. 
Mengerikan karena ada hadits yang bunyinya: 
Tidak halal darah seorang Muslim yang telah bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan aku adalah utusan Allah, kecuali dari tiga orang berikut ini: seseorang yang murtad dari Islam dan meninggalkan jama�ah, orang yang telah menikah tapi berzina dan seseorang yang membunuh orang lain.
(HR. Muslim)

Berdasarkan ayat dan hadits diatas jelas sekali apa ancaman hukuman terhadap seorang yang murtad.

Pertanyaan mendasarnya kemudian adalah:

  1. Apa yang disebut murtad? 
  2. Apa kriteria seseorang itu disebut murtad?
Jika ayat-ayat dan hadits diatas kita jadikan acuan, sangat tersirat bahwa murtad berarti berbalik punggung, berpaling muka, ingkar terhadap sumpah/ janji/ komitmen yang sudah terucap, alias berkhianat.

Pertanyaan berikutnya adalah:
Apakah mempertanyakan kebenaran Al Quran, meski hanya satu ayat, dapat disebut murtad?

Ada yang menjawab Ya, dalilnya antara lain ayat yang berbunyi:
(Al-Qur'an) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran. 
(QS Ibrahim: 52)

Apa sih arti penjelasan yang sempurna? 
Ada yang menjawab: 
Penjelasan yang sempurna artinya bisa dan mudah dipahami dan diterapkan!

Kalau semua ayat Al-Qur'an adalah penjelasan (petunjuk) yang sempurna, maka setiap ayat Al-Qur'an haruslah bisa dipahami dan diterapkan oleh manusia.

Jika begitu sempurnanya ayat Al-Qur'an, lantas apa arti dan implementasi dari ayat-ayat berikut:
  1. Alif Lam Mim (ayat ke-1 QS Al Baqarah, ayat ke-1 QS Ali Imran); 
  2. Alif Lam Shad (ayat ke-1 QS Al A�raf); 
  3. Alif Lam Raa (ayat ke-1 QS Yunus); 
  4. Ya Sin (ayat ke-1 QS Yasin). 
Jika hanya Allah yang tahu makna ayat-ayat itu, berarti itu bukan petunjuk bagi manusia, lantas:
Apa gunanya diturunkan? 
Di sinilah pentingnya bertanya dan mempertanyakan itu.

Masalah yang kerap dihadapi oleh muslim awam adalah:
Ketika seorang ustadz/ da�i/ ulama ditanya dan tidak mampu membertikan penjelasan yang memuaskan, si ustadz/ da�i/ ulama tadi cenderung naik pitam lalu menghardik:
Jangan banyak bertanya, bertanya artinya meragukan, ragu terhadap Al Quran itu hukumnya murtad!

Jadi, menurut perspektif awam saya, stigma murtad terhadap muslim yang mempertanyakan kebenaran ayat-ayat Al-Qur'an, bukan karena ada ayat Al-Qur'an yang melarangnya, melainkan lebih didasarkan pada pendapat ulama untuk kepentingan institusionalisasi Islam, sebagaimana tergambar pada poster di bawah ini.
?????

Baca Juga:


Demikian artikel tentang Jika Sahabat Bitter (Muslim/mah) Meragukan Satu Ayat Al-Qur'an Bisa Dibilang Murtad? ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Jika Sahabat Bitter (Muslim/mah) Meragukan Satu Ayat Al-Qur'an Bisa Dibilang Murtad? ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Benarkah Cadar Itu Bagian Dari Syariat Islam?

Info informasi Benarkah Cadar Itu Bagian Dari Syariat Islam? atau artikel tentang Benarkah Cadar Itu Bagian Dari Syariat Islam? ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Benarkah Cadar Itu Bagian Dari Syariat Islam?
Sejarah Penggunaan Cadar
UIN Sunan Kalijaga pernah menjadi perbincangan publik terkait soal larangan cadar untuk mahasiswinya. 

Alasannya, 
Untuk meminimalisir paham radikal yang masuk kampus.

Kebijakan ini mendapat banyak respons, mulai dari pandangan soal tidak adanya korelasi paham, dan tampilan hingga kebijakan ini dianggap melanggar HAM. 

Namun tahukah Sahabat Bitter!
Cadar sebenarnya sudah digunakan sebelum Islam datang?
Menurut dosen Universitas NU Indonesia (UNUSIA) Jakarta, Muhammad Idris Masudi, pada dasarnya cadar sudah mulai digunakan sebelum Islam lahir. 

Saat itu, cadar merupakan jenis pakaian yang digunakan oleh perempuan di wilayah gurun pasir pada waktu itu.

Hal ini ia ketahui dari beberapa sumber. Salah satunya adalah riwayat dari Abdullah bin Umar. 

Dalam riwayat itu, Aisyah bertemu Nabi Muhammad ketika Aisyah menggunakan cadar. 

Aisyah merupakan istri Nabi Muhammad.
Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra bahwa ia berkata:
Ketika Nabi Muhammad SAW menikahi Shafiyyah, beliau melihat Aisyah mengenakan niqab (cadar) di tengah kerumunan para sahabat dan Nabi mengenalnya.
(Ibn Sa�d, thabaqat).

Setelah Islam datang, penggunaan cadar ini terus berlangsung. 

Meski begitu, Nabi Muhammad pada saat itu tidak mempermasalahkan model pakaian tersebut. 

Atau dengan kata lain, tidak ada aturan untuk perempuan muslim menggunakan cadar. 

Jadi, cadar diartikan hanya sebatas jenis pakaian yang dikenal dan dipakai oleh sebagian perempuan.

Meski begitu, perdebatan soal cadar terus berkembang. Perdebatan ini mengenai hukum penggunaan cadar. 

Menurutnya, hukum tersebut dianggap berkaitan dengan aurat perempuan. 

Baca Juga:
Jadi perbedaan penafsiran soal aurat inilah yang kemudian menyebabkan perbedaan pendapat.

(mereka) Yang mengatakan perempuan harus bercadar, itu karena mereka menganggap seluruh tubuh perempuan adalah aurat, makanya harus ditutupi. Namun ada yang berpendapat tentang aurat perempuan itu meliputi seluruh tubuh kecuali telapak tangan dan wajah. Jadi perdebatannya itu batas aurat perempuan, apakah seluruh tubuh atau tidak?

Namun, penggunaan cadar pada dasarnya tidak bisa dilepaskan dari konteks sosial dan budaya masyarakat di suatu wilayah. 

Atau dengan kata lain, penggunaan cadar harus disesuaikan dengan kultur daerah masing-masing. 

Singkatnya, pada dasarnya penggunaan cadar di Indonesia adalah makruh. 

Maksunya adalah boleh tidak dilakukan, tetapi tidak berdosa bila dikerjakan. 

Meski kita kebanyakan (menganut) syafii, tapi Bitter Coffee Park sepakat untuk mengutip pendapat Mahzab Maliki. 

Kalau di Maliki disebutkan penggunaan cadar itu makruh, ketika perempuan menggunakan cadar di negara yang tidak memiliki tradisi penggunaan cadar. 

Karena hal itu dianggap berlebih-lebihan dalam beragama.

Selain itu, di Negara Mesir juga melarang perempuan menggunakan cadar. 

Bukan karena alasan radikalisme, pelarangan itu dilakukan karena cadar hanya dianggap sebagai tradisi.


Cadar itu tradisi, bukan ibadah, makanya bagi di sana (Mesir), karena tradisi, penggunaan cadar tidak berlaku di sana.


Bagaimana dengan UIN Yogyakarta yang melarang mahasiswinya menggunakan cadar?
Jawabannya itu sama hal serupa seperti di Mesir. 

Persoalan tentang cadar ini hanya sebuah tradisi, bukan sebuah ibadah yang diperintahkan oleh agama.


Hipotesa Bitter Coffee Park, (pelarangan) ini berasal dari alasan tradisi tadi, seperti di Mesir.

Meski begitu, Bitter Coffee Park sangat menyayangkan pelarangan ini, jika alasannya adalah radikalisme. 

Menurutn Bitter Coffee Park cadar dan radikalisme adalah sesuatu yang berbeda. 

Kalau itu, Bitter Coffee Park secara pribadi berpendapat harus ada riset yang benar. 
Bahwa apakah benar, perempuan yang menggunakan cadar itu terindikasi, maksudnya punya afiliasi atau kedekatan dengan ekstrimisme atau radikalisme, seperti itu?
?????


Demikian artikel tentang Benarkah Cadar Itu Bagian Dari Syariat Islam? ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Benarkah Cadar Itu Bagian Dari Syariat Islam? ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Benarkah Kita Menganut Agama Itu Karena Warisan?

Info informasi Benarkah Kita Menganut Agama Itu Karena Warisan? atau artikel tentang Benarkah Kita Menganut Agama Itu Karena Warisan? ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Hay Sahabat Bitter, kali ini Bitter Coffee Park akan mengajak Kalian Ngobrol ala Obrolan Warung Kopi tentang: 
Benarkah Kita Menganut Agama Itu Karena Warisan?
Agama adalah sebuah koleksi terorganisir dari kepercayaan, sistem budaya, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan/ perintah dari kehidupan.
Baca Juga:
Banyak agama memiliki narasi, simbol, dan sejarah suci yang dimaksudkan untuk menjelaskan makna hidup dan/ atau menjelaskan asal usul kehidupan atau alam semesta.

Dari keyakinan mereka tentang kosmos dan sifat manusia, orang memperoleh moralitas, etika, hukum agama atau gaya hidup yang disukai.

Banyak agama yang mungkin telah mengorganisir perilaku, kependetaan, definisi tentang apa yang merupakan kepatuhan atau keanggotaan, tempat-tempat suci, dan kitab suci.

Praktik agama juga dapat mencakup ritual, khotbah, peringatan atau pemujaan tuhan, dewa atau dewi, pengorbanan, festival, pesta, trance, inisiasi, jasa penguburan, layanan pernikahan, meditasi, doa, musik, seni, tari, masyarakat layanan atau aspek lain dari kebudayaan manusia.

Agama itu mungkin mengandung mitologi.

Beragama belum tentu memiliki Tuhan Gaib. Beragama bisa jadi bertuhankan Materi.

Ketika seseorang menemukan Ketenangan Batin dalam Kespiritualannya, maka disitulah letak keimanannya.

Agama Seseorang belum bisa di pastikan hanya dengan apa yang ada di dalam Identitas KTP mereka. Tapi, agama itu bagian dari budaya gaya hidup seseorang yang dimulai dari adat kebiasaannya sendiri.

Kita tidak bisa memaksa seseorang untuk meyakini apa yang kita yakini. Begitu juga terhadap orang tua maupun anak kita.

Setiap Orang Tua akan memperkenalkan keagamaanya kepada anak-anaknya, karena pada dasarnya Orang Tua ingin memberikan yang terbaik buat anaknya menutur dirinya.

Tapi, ketika seorang anak itu tumbuh dewasa dan menemukan sesuatu yang membentuk Kespiritualan pada dirinya. Maka� disitulah dia akan menentukan Agama yang di yakininya.
Seperti Kisah Nabi Ibrahim A.s yang menentang Keyakinan Yang di yakini Bapaknya hingga akhirnya dia terusir/ diusir oleh Bapaknya.
Baca Juga
  1. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  2. Mengenal Sholat Sebagai Rukun Islam Ke Dua
  3. Shalawat Mukhathab, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  4. Shalawat Munjiyat, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya
  5. Shalawat Nur Al Anwar, Bacaan Sholawat serta Penjelasannya 
  6. Sholawat Al Nuraniyah atau Badawi Kubro, Bacaan Shalawat serta
  7. Sholawat Al-Fatih, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya
  8. Sholawat Ibrahimiyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya 
  9. Sholawat Nabi: Pengertian & Dalil-Dalil Berkenaan dengan Sholawat
  10. Sholawat Nariyah, Bacaan Shalawat serta Penjelasannya -
  11. Sholawat vs Shalawat, Mana yang Benar Penulisannya? 
Baca Juga:
  1. Cadar Bukan Urusan Iman atau Agama
Baca Juga:
  1. Alasan Kerennya Jadi Santri
  2. Dakwah Ala Santri Nusantara
  3. Dakwah Islamiyah Yang Relevan Di Ponpres
  4. Identitas Santri Dengan Karakter Yang Ramah
  5. Ideologi Santri Nusantara
  6. Kewaskitaan Organisasi Para Santri
  7. Memerangi Kemunafikan Ala Santri
  8. Santri Tidak Boleh Berbuat Sekehendaknya
  9. Sikap Santri Di Era Generasi Millenial
  10. Tantangan Dakwah Santri Zaman Mellennial
Baca Juga:
  1. Aliran Kejawen Sapto Darmo
  2. Islam Kejawen Dan Sanepanan Ajaran Islam
  3. Islam Nusantara
  4. Tahlil Itu Kebudayaan Islam Nusantara
Baca Juga:
  1. Ajian Mantra Jawa (Spiritual Jawa) 
  2. Antara Ilmu Debus Dan Ilmu Kanuragan 
  3. Beda Spiritual Dengan Paranormal 
  4. Ilmu Betara Karang
  5. Ilmu Pengasihan Jawa 
  6. Ilmu Santet Banaspati 
  7. Kesurupan Dan Cara Menanganinya 
  8. Kesurupan Nyai Sekar Arum Melati 
  9. Perkembangan Paranormal (Dukun/ Orang Pintar) Di Era Milenial
  10. Permainan Tradisional Supranatural Jelangkung 
  11. Pertarungan Ilmu Hitam Dan Putih 
  12. Pesan Nyi Sekar Arum Melati Untuk Gunung Merapi
[Baca: Perkembangan Paranormal (Dukun/ Orang Pintar) Di Era Milenial]
    ?????


    Demikian artikel tentang Benarkah Kita Menganut Agama Itu Karena Warisan? ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Benarkah Kita Menganut Agama Itu Karena Warisan? ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.